1 Mei 2026

TNI dan Warga Bersinergi, Jembatan Gantung Garuda di Wonosobo Siap Digunakan

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Upaya Kodim 0707/Wonosobo dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah membuahkan hasil nyata. Jembatan Gantung Garuda sepanjang 90 meter yang membentang di atas Sungai Begaluh kini telah berdiri kokoh, menghubungkan Dusun Klilin, Desa Sindupaten, Kecamatan Kertek, dengan Dusun Pagentan, Kelurahan Kalikajar, Kecamatan Kalikajar.

Kehadiran jembatan ini dinilai sangat strategis karena mampu mempersingkat jarak tempuh serta memperlancar mobilitas harian masyarakat.

Proses pembangunan yang dimulai pada akhir Desember 2025 tersebut terbilang cepat. Dalam waktu kurang lebih dua minggu, jembatan berhasil diselesaikan berkat sinergi kuat antara prajurit TNI Kodim 0707/Wonosobo, masyarakat setempat, serta dukungan relawan dari Vertical Rescue Indonesia (VRI).

Meski cuaca kerap diguyur hujan dan pekerjaan dilakukan hingga hari libur, semangat gotong royong menjadi kunci utama rampungnya proyek ini tepat waktu pada Kamis (15/1/2025).

Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama membangun jembatan ini. Dalam waktu kurang lebih 2 minggu, jembatan berhasil selesai dan siap digunakan. Ini berkat kerja keras dan kerja sama semua pihak,” ujar Letkol Inf Yoyok Suyitno S. Sos.

Lebih lanjut, ia berharap keberadaan jembatan ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

“Semoga jembatan yang dibangun ini membawa manfaat yang besar khususnya bagi masyarakat Sindupaten dan Dusun Pagentan Kalikajar. Kami hanya berpesan agar setelah dibangun, jembatan ini dijaga dan dirawat sebaik mungkin sehingga memiliki asas manfaat yang lebih lama,” tambahnya.

Rasa bahagia juga diungkapkan Kepala Desa Sindupaten, Kukuh Zubaidi, yang menyebut pembangunan jembatan ini sebagai impian lama warga yang akhirnya terwujud.

“Saya sangat senang karena mimpi lama akhirnya bisa terlaksana. Masyarakat sangatlah senang dengan adanya jembatan ini karena sangat membantu untuk beraktivitas sehari-hari,” kata Kades Kukuh.

Ia bahkan menilai jembatan tersebut sebagai hadiah paling berkesan selama masa kepemimpinannya.

“Ini merupakan kado yang terindah di masa bakti menjadi kades, bisa memberikan kenang-kenangan yang didambakan selama ini,” pungkasnya dengan penuh haru.

Selain berfungsi sebagai sarana penghubung, Jembatan Gantung Garuda juga mencerminkan peran aktif TNI AD dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan akses yang semakin terbuka, diharapkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial antara dua wilayah tersebut dapat berjalan lebih lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kabupaten Wonosobo. (Pendim0707/Aris)