1 Mei 2026

Gubernur Herman Deru Tegaskan Kunjungan ke OKU Timur untuk Evaluasi Pembangunan dan Kesejahteraan

OKU Timur|KoranRakyat.co.id — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menegaskan bahwa kunjungannya ke Kabupaten OKU Timur dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan optimal serta berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri peringatan Hari Bhakti Transmigrasi ke-75 yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada masyarakat di Desa Mengulak, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, Selasa (23/12/2025).

ist

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sumsel didampingi anggota DPR RI dr. Hj. Ratu Tenny Leriva  menyerahkan sebanyak 1.500 bibit vanili, bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi masyarakat kurang mampu, serta hibah bank sampah lengkap dengan peralatan pendukungnya.

Herman Deru menegaskan, kunjungan kerja yang dilakukannya bukan sekadar ajang silaturahmi atau bernostalgia, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab untuk melihat langsung kondisi riil di lapangan.

Menurutnya, evaluasi pembangunan harus dilakukan secara langsung agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

ist

“Momentum ini penting bagi kita untuk melihat sejauh mana kesejahteraan masyarakat, termasuk kondisi guru, serta langkah konkret dalam menekan angka kemiskinan,” ujarnya.

Gubernur Herman Deru menilai pemberian bibit vanili merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan masyarakat karena tanaman tersebut relatif mudah dibudidayakan dan memiliki nilai ekonomi yang stabil.

Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten OKU Timur yang dinilai cerdas dalam menyusun program pengentasan kemiskinan berbasis ekonomi produktif.

ist

Herman Deru kemudian mengenang masa awal dirinya menjabat sebagai Bupati OKU Timur pertama, di mana angka kemiskinan saat itu masih berada di kisaran 17 persen.

Menurutnya, menurunkan angka kemiskinan membutuhkan dua pendekatan utama, yakni meningkatkan pendapatan masyarakat dan menekan biaya hidup rumah tangga.

“Jika dua hal ini berjalan beriringan, maka dampaknya akan sangat signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya Program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam kebutuhan pokok.

Program tersebut, lanjutnya, terbukti mampu membantu pengendalian inflasi, bahkan menjadikan Sumsel sebagai provinsi dengan pengendalian inflasi terbaik selama lima tahun berturut-turut.

Sementara itu, Bupati OKU Timur H. Lanosin menyampaikan bahwa daerahnya saat ini termasuk kabupaten dengan angka kemiskinan terendah di Sumsel berkat konsistensi menjalankan program ekonomi produktif. (*)