24 April 2026

Rektor UIN RF, Prof. Dr. M Adil, MA: Pentingnya Partisipasi Aktif Masyarakat Sukseskan Pemilu 2029  

Palembang|KoranRakyat.co.id —Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Muhammad Adil, MA menekankan betapa pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menyukseskan Pemilu 2029 mendatang.

Mengutip laman radenfatah.ac.id  ektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan bertajuk Fasilitasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan dalam Membangun Kesadaran Partisipasi Masyarakat Menuju Pemilu Tahun 2029 di Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bawaslu pada Selasa–Kamis, 26–28 Agustus 2025 di Beston Hotel Palembang.

Dalam paparannya, Prof. Adil menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menyukseskan Pemilu 2029. Ia mengapresiasi langkah Bawaslu yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, yang menurutnya penting untuk dilaksanakan secara rutin setiap tahun agar informasi terkait penyelenggaraan pemilu selalu terbarui.

“Kita sudah memiliki pemimpin baru, dan masa transisi juga sudah selesai. Kita sedang berproses menjalani proses kebangsaan. Negara kita adalah negara demokrasi, dan pemilu adalah jalan yang kita pilih untuk menentukan kepemimpinan,” ujarnya dalam sesi materi, Rabu (27/08/25).

Dalam kesempatan ini, Muhammad Adil juga menyampaikan materi bertema “Optimalisasi Peran dan Fungsi Lembaga Penyelenggara Pemilu dalam Demokrasi Indonesia”, di mana ia menyoroti tantangan yang dihadapi oleh lembaga penyelenggara pemilu, seperti politisasi lembaga, keterbatasan sumber daya, kompleksitas pelaksanaan, penyebaran hoaks dan disinformasi, serta ancaman keamanan.

ist

“Lembaga penyelenggara pemilu yang efektif harus mengedepankan nilai-nilai independensi, profesionalitas, transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat, transformasi digital, kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dan penegakan hukum,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap akan ada perubahan signifikan pada pemilu 2029, termasuk optimalisasi penggunaan teknologi digital dan peran strategis partai politik dalam melakukan regenerasi kepemimpinan, bukan semata-mata berdasarkan popularitas atau kekuatan modal.

Dalam kegiatan ini juga diadakan sesi tanya jawab interaktif yang diikuti oleh berbagai peserta dari organisasi kemasyarakatan, serta mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai kampus di Sumatera Selatan. (*)