19 Januari 2026

Setelah Terpilih Jadi Sekolah Garuda, MAN IC OKI Siap Jadi Model Sekolah Unggul Bertaraf Internasional

Kayuagung, KoranRakyat.co.id  — Setelah terpilih sebagai salah satu Sekolah Garuda dari 12 Sekolah Garuda di Indonesia, Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan bersiap menjadi model sekolah unggul bertaraf internasional.

Dikutip dari laman Kemenag.go.id,  Sekolah Garuda untuk dapat memaksimalkan potensi sumber daya manusia yang ada. Sekolah Garuda nantinya diharapkan dapat direplikasi di satuan pendidikan yang lain. Pemerintah telah menetapkan 12 sekolah sebagai Sekolah Garuda Transformasi dan akan mulai berjalan pada tahun ajaran 2025/2026, salah satunya adalah MAN Insan Cendekia OKI.

kemenag.go.id

Wakil Menteri Pendikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menyebutkan MAN IC OKI punya potensi keunggulan di bidang riset dan robotic. Hal ini diungkatkan Wamendiktisaintek saat meninjau ekosistem dan kultur pembelajaran dan keunggulan MAN Insan Cendekia OKI.

“Sekolah dan madrasah yang telah unggul kemudian kita berkolaborasi untuk mengoptimalkannya. Inilah Sekolah Unggul Garuda (MAN IC OKI)”, ucap Wamendiktisaintek di OKI, Rabu (21/5/2025).

Stella menjelaskan, MAN IC OKI memiliki keunggulan di bidang riset dan robotik. Potensi inilah yang kemudian akan terus ditingkatkan untuk membuka mata kampus-kampus dunia untuk melirik lulusan MAN IC OKI agar diterima di Top 100 kampus dunia.

“Inilah suatu kekuatan, Pemerintah bisa berbicara ke universitas di luar negeri. Ayo datang, melihat ke MAN IC OKI yang memang sudah berkualitas”, papar Stella di hadapan media.

kemenag.go.id

Dirjen Pendidikan Islam, Amien Suyitno menyambut baik ditetapkannya MAN IC OKI menjadi Sekolah Garuda Tranformasi. “Ini memperkuat MAN IC OKI sebagai madrasah unggulan. Kolaborasi memperluas akses dan peluang untuk alumni bisa melanjutkan ke kampus top luar negeri”, ungkap Suyitno.

Menurutnya, Sekolah Garuda hadir untuk membangun potensi maksimal dan optimal pada sekolah yang dipilih. “Dengan adanya Sekolah Garuda Transformasi ini dapat membantu sarana dan prasarana sekolah dalam sains dan teknologi yang difasilitasi, bersinergi dengan Kemendiktisainstek,” ujarnya.

Kepala MAN Insan Cendikia OKI Komariah Hawa mengatakan pihaknya hanya mengikuti prosedur dan disaring akhirnya terpilih menjadi salah satu Sekolah Garuda Transformasi.

krmrenag.go.id

Kunjungan Kerja Wamendiktisaintek ini juga disambut oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Asisten III Gubernur Sumsel, Staf Ahli Bupati OKI, Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Ketua LLDikti, Rektor Univesitas Sriwijaya, Kepala Madrasah se-Sumsel, dan Para Pejabat di Lingkungan Kabupaten OKI.

Wamendiktisantek dan rombongan meninjau proses pembelajaran siswa di kelas dan berdialog langsung bersama siswa dan menyaksikan presentasi hasil riset dan karya robotik di laboratorium AI dan riset. Dilanjutkan siswa menyampaikan ke Wamendiktisantek Buku Bunga Rampai Multidisiplin yang berisi puluhan artikel ilmiah hasil penelitian peserta didik yang telah diterbitkan pada Jurnal Bereputasi terindeks Sinta dan Scopus.

Apa Itu Sekolah Garuda Transformasi, Tujuan, dan Daftarnya?

ilustrasi sekolah garuda

Dilansir tirto.id  Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, menyebut Sekolah Garuda merupakan bagian dari visi Presiden dalam membangun SDM unggul secara merata.

Sebenarnya, terdapat dua skema Sekolah Unggulan Garuda, yakni Sekolah Garuda Baru dan Sekolah Garuda Transformasi.

Singkatnya, Sekolah Garuda Baru dibangun baru dengan konsep sekolah berasrama di wilayah belum terjangkau akses pendidikan berkualitas. Empat Sekolah Garuda Baru ditargetkan siap pada tahun ajaran 2026/2027.

Model asrama Sekolah Garuda Baru dipilih untuk memperkuat kepekaan lintas budaya serta wawasan global siswa dari berbagai daerah dengan belajar dan hidup bersama.

Sementara itu, Sekolah Garuda Transformasi akan memanfaatkan sekolah yang sudah ada di berbagai daerah.

Melalui tiga pilar utama yakni akses, kepemimpinan, dan pengabdian, Sekolah Garuda diharapkan jadi wadah pencetak pemimpin masa depan Indonesia.

Apa Itu Sekolah Garuda

Sekolah Garuda Transformasi adalah salah satu dari dua skema dalam program Sekolah Garuda yang dicanangkan oleh Kemendiktisaintek untuk menjawab tantangan pemerataan akses pendidikan sains dan teknologi di Indonesia.

Skema ini berfokus pada transformasi sekolah menengah atas (SMA) dan madrasah aliyah (MA) yang sudah eksis khususnya di daerah pelosok, agar mampu bersaing di tingkat global.

Dikutip dari laman resmi SMA Unggul Garuda Kemdiktisaintek, program ini mencakup penyelenggaraan SMA atau MA yang berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun lembaga penyelenggara pendidikan lainnya.

Program ini tidak mengubah sistem pembelajaran yang telah berjalan, melainkan menambahkan bimbingan intensif untuk siswa kelas 12 mulai Agustus 2025 pada tahun ajaran berikutnya.

Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat kesiapan siswa dalam bersaing masuk perguruan tinggi kelas dunia.

Sekolah Garuda Transformasi juga melakukan pendekatan kepemimpinan dan pengabdian masyarakat dengan harapan dapat membangun SDM unggul.

Pelaksanaan program dilakukan difokuskan pada peningkatan sejumlah aspek penting, seperti kemampuan siswa, kualitas guru dan tenaga kependidikan, serta kapasitas manajemen sekolah.

Jadi, pembinaan bagi guru dan manajemen sekolah juga diberikan demi mengantar lulusan ke jenjang perguruan tinggi unggulan di tingkat nasional maupun internasional.

Sebanyak 12 sekolah ditetapkan sebagai Sekolah Garuda Transformasi, berikut daftarnya.

  1. SMA Negeri 10 Fajar Harapan Banda Aceh
  2. SMA Unggul Del Toba
  3. MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir
  4. SMA Negeri Unggulan M.H. Thamrin Jakarta
  5. SMA Cahaya Rancamaya Jawa Barat
  6. SMA Pradita Dirgantara Jawa Tengah
  7. SMA Taruna Nusantara Jawa Tengah
  8. SMA Negeri Banua Kalimantan Selatan
  9. SMA Negeri Siwalima Ambon, Maluku
  10. SMA Averos Papua Barat Daya
  11. SMA Negeri 10 Samarinda
  12. MAN Insan Cendekia Gorontalo (*)