9 Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang Siap “Bertarung” Rebut Kursi Rektor

PALEMBANG,KoranRakyat.co.id — Suksesi kepemimpinan di lingkungan Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang prosesnya sedang berlangsung sesuai tahapan yang sudah disepakati.
Mengutip SUMATERAEKSPRES.ID, UIN Raden Fatah Palembang telah menutup proses pendaftaran bakal calon rektor periode 2024-2028 pada 3 Mei lalu.
Setelah penutupan pendaftaran ada sembilan Guru Besar siap “Bertarung” bakal memperebutkan kursi kepemimpinan Rektor untuk periode empat tahun ke depan. Dari nama-nama yang telah mendaftarkan diri ke panitia seleksi semuanya profesor alias guru besar. Ada yang menjabat Wakil Rektor, Dekan maupun dosen biasa.
“Semuanya dari internal UIN Raden Fatah Palembang sendiri. Tidak ada kandidat rektor dari luar,” kata Ketua Panitia Penjaringan Rektor UIN Raden Fatah Palembang, H Dur Brutu MA.
Dia menjelaskan, dari sembilan nama yang mendaftar itu, salah satunya ada incumbent yakni Prof Dr Nyayu Khodijah SAg MSi yang saat ini menjabat Rektor UIN Raden Fatah Palembang.
Kandidat lain ada Prof Dr Abdullah Idi, dosen di UIN Raden Fatah Palembang. Lalu Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang Prof Dr H Ahmad Zainuri MPdI.
Kemudian, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah, Prof Dr H Ris’an Rusli MA. Ada pula dosen pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang Prof Dr Abdurrahmansyah SAg MAg.
Selanjutnya, dosen UIN Raden Fatah Palembang Prof Dr Muhajirin. Lalu, Wakil Rektor 1 UIN Raden Fatah Palembang Prof Dr Muhammad Adil MA.
Bakal calon lain yakni Dekan Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah Palembang Prof Dr Zuhdiyah MAg. Terakhir Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Prof Dr Munir MAg.
Ditambahkan pria yang juga menjabat Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Raden Fatah Palembang tersebut, dalam penjaringan yang lalu panitia telah memberikan kesempatan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).
Tidak hanya yang ada di lingkungan UIN Raden Fatah Palembang, tapi juga seluruh perguruan tinggi keagamaan seluruh Indonesia yang memenuhi syarat untuk mendaftar sebagai bakal calon rektor.
Tapi ternyata tidak ada satu pun bakal calon rektor dari luar UIN Raden Fatah Palembang. Meski begitu, delapan nama baru yang muncul tetaplah merupakan pesaing kuat Prof Nyayu.
Sesuai jadwal penjaringan, setelah masa pendaftaran yang ditutup 3 Mei 2024 lalu, akan masuk tahap verifikasi dan pengumuman hasil seleksi berkas pada 6-17 Mei.
Setelah itu, pada 21 Mei penyerahan dokumen bakal calon rector dari panitia kepada Rektor UIN Raden Fatah Palembang.
Kemudian, pada 27 Mei, penyerahan nama bakal calon rector UIN Raden Fatah Palembang kepada senat.
Mulai 3-21 Juni 2024, senat UIN Raden Fatah Palembang akan melakukan pertimbangan kualitatif.
Setelah disidangkan oleh senat, diberikan ke rektor dan diberikan lagi ke panitia.
Dilanjutkan 24-28 Juni, penyerahan dokumen bakal calon rektor UIN Raden Fatah Palembang ke Kementerian Agama (Kemenag) RI.
Di Jakarta akan diseleksi oleh panitia, disidangkan dan akan diputuskan tiga orang. Kemudian diserahkan ke Menteri Agama.
Nantinya, Menteri Agama yang akan menetapkan salah satu dari tiga nama itu sebagai Rektor UIN Raden Fatah Palembang periode 2024-2028.
Menurut Dur Brutu, sosok rektor yang diinginkan adalah yang mampu membawa UIN Raden Fatah Palembang unggul tak hanya di tingkat nasional, tapi juga ASEAN.
“Karena di bawah kepemimpinan Rektor saat ini, UIN Raden Fatah Palembang sudah mencapai unggul di tingkat nasional,” tuturnya.
Salah satu program rektor terpilih kedepannya sesuai dengan visi dan misi UIN Raden Fatah Palembang yaitu minimal masuk 100 perguruan tinggi terbaik di ASEAN.(nni)
Dari Semnbilan Guru Besar yang resmi terdaftar, hanya dua kandidat yang merespon cattingan whatsApp KoranRakyat.co.id yang memberikan bocoran Program yang bakal dipaparkan dalam visi dan misi calon rektor
Penguatan Kualitas Akademik

Prof Dr Abdurrahmansyah MA MAg salah satu guru besar UIN Raden Fatah yang ikut “bertempur” memperebutkan kursi Rektor mengungkapkan andaikan diamanahi sebagai nahkoda UIN Raden Fatah akan melakukan penguatan Academic Quality Cum Character (meningkatkan kualitas akademik yang berkatakter, mewujudkan transparansi manajemen dengan bingkai kebersamaan yang dibingkai dengan semangat kebersamaan.
Unggul Di ASEAN

Prof. Dr. Muhammad Adil, S.Ag., M.A bidang ilmu Fikih yang juga Wakil Rektor bidang Akademik ke meja redaksi KoranRakyat.co.id yang ikut berkompetesi menjelaskan UIN Raden Fatah ke depan ditargetkan akan menjadi Perguruan Tingi yang unggul di Asia Tenggara dengan tetap mengedepankan dan mempertahankan roh religi yang tinggi. Karena itu dipandang perlu melakukan peningkatan komptensi SDM civitas akademika. (*/Sar)
