28 April 2026

Mahasiswi Unsri Tewas Ditikam Begal, Satu Lagi Luka Robek di Kepala

PALEMBANG|KoranRakyat co.id – Dua orang mahasiswa/mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri), yang lagi “bersantai” di jalan Sakatiga-Tanjung Senai, Indralaya, Ogan Ilir (OI) menjadi korban keganasan pelaku begal.

Nazwa Keyzha Safira alias Kekey (18) mahasiswi Teknik Kimia, tewas dengan luka tusuk di punggung kiri. Sementara pacarnya, Aldo Parestio (19), mahasiswa Teknik Pertambangan, kepalanya terluka robek, dipukul pelaku pakai pistol rakitan.

Keduanya dibegal di jalan menuju kompleks perkantoran terpadu Pemkab Ogan Ilir (OI), Tanjung Senai, Desa Sakatiga Seberang, Kecamatan Indralaya, Sabtu 3 Februari 2024, sekitar pukul 00.30 WIB.

Kapolsek Indralaya, AKP Herman Romlie SH, melalui Kanit Reskrim Ipda M Agus Akbar SH, ketika ditanya wartawan, Sabtu 3 Januari 2024, membenarkan telah terjadinya peristiwa naas tersebut.

Menurut polisi, malam itu kedua korban datang ke lokasi kejadian, berboncengan mengendarai sepeda motor. Lalu duduk mengobrol, di jembatan pertama dari arah Desa Sakatiga Seberang.

“Korban dihampiri dua orang pelaku, yang awalnya pura-pura bertanya apakah melihat temannya yang memancing,” ungkap Agus.

Menurut keterangan saksi Aldo, 2 orang itu mengendarai motor Honda PCX warna hitam.  “Setelah dijawab tidak melihat, keduanya pergi. Tak lama datang lagi,” sambungnya.

Kedatangannya kedua kali menghampiri korban, langsung mengeksekusinya. Pelaku yang mengenakan jaket hoodie warna hitam dan masker, merampas motor korban. Pelaku menodongkan senpi rakitannya.

Karena sempat melawan untuk mempertahankan sepeda motornya, korban Aldo dipukul kepalanya pakai senpi rakitan oleh pelaku yang postur tubuhnya agak gemuk. “Saat akan melarikan diri, pelaku yang ini terjatuh dari motor,” ungkapnya.

Korban Aldo kembali berusaha mengejar pelaku yang mengambil sepeda motornya itu. Sedangkan korban Nazwa, juga menarik pelaku lain yang mengendarai sepeda motornya sendiri. Orang tersebut perawakannya tinggi.

“Tapi korban Kekey ditusuk pelaku pakai pisau, mengenai punggung kirinya,” sambung Agus. Kedua pelaku kemudian kabur membawa sepeda motor milik korban Aldo.

Aldo berlari mencari bantuan, sampai ke simpang gerbang kompleks perkantoran Pemkab OI. Mengajak orang yang ditemuiya, menjemput Kekey yang terluka di TKP awal.

Kekey segera dibawa ke  Rumah Sakit (RS) Mahyuzahra Indralaya. Namun Kekey tak tertolong lagi, meninggal dunia. “Kami sudah melakukan Olah TKP, dan telah mendapat gambaran. Sabar, masih terus dilidik,” pungkas Agus.

Almarhumah Nazwa Keyzha Safira yang biasa disapa Kekey, asal Desa Sukanegara, Kecamatan Lahat, Kabupatan Lahat. Sedangkan korban Aldo, asal Desa Curup, Kecamatan  Tanah Abang, Kabupaten PALI. Keduanya indekos terpisah di Indralaya.

Almarhumah Kekey adalah anak dari anggota TNI-AD yang bertugas di Lahat, Nazir.  Nazir dikenal sebagai salah satu senpai (pelatih karate) di KKI Lahat.

Hal tersebut diketahui dari pesan WhatsApp yang beredar.

”Innalillahi wainnailaihi rojiun.Telah berpulang ke Rahmatullah, anak/adik kita Nazwa Keyza Safira (Kekey) , anak dari  saudara kita senpai Nazir (KKI Lahat).  Semoga almarhumah diampuni dosanya dan diterima amal ibadahnya.  Dan bagi keluarga senpai Nazir diberikan kesabaran yg seluas-luasnya.”

Musibah yang menimpa kedua korban, juga sudah beredar di grup-grup WA mahasiwa di berbagai fakultas hingga grup WA badan eksekutif mahasiswa (BEM) Unsri.

“Assalamualaikum. Bapak Ibu pimpinan Unsri, informasi sementara pagi ini bahwa semalam ada mahasiswa FT Tambang dan FT Kimia dibegal semalam di Tanjung Senai, 1 orang meninggal dunia. Pasien laki-laki bernama Aldo Parestio Teknik Pertambangan (dirawat di RS Mahyuzahra). Pasien Putri atas nama Nazwa Keyza.”

“Informasi pagi ini bahwa semalam ada mahasiswa FT T. Tambang dan T. Kimia di begal semalam di Tanjung Senai, 1 orang meninggal dunia. Pasien cowok atas nama Aldo Parestio Teknik Pertambangan Pasien cewek (meninggal) atas nama Nazwa Keyza Safira Teknik Kimia,” isi pesan WA berantai lainnya.

Pesan lain juga mengabarkan,” Innalillahi wainnailaihi rajiun. Yang bersangkutan dibegal malam ini, korban Meninggal Dunia (MD) Atas Nama Nazwa Keyzha Safira Teknik Kimia 2022.”

Kemudian, “ Mohon kawan” juga beri imbauan kepada anggota jurusannya, supaya tidak lagi terulang kejadian yg tidak diinginkan. Nyatakan juga bahwa malam di Indralaya sudah tidak aman, kami dari BEM se-Unsri lagi mencanangkan untuk melapor dan berbincang dengan Polsek terkait keamanan sekitar Indralaya. Mohon jadi perhatiannya kawan.”

Jenazah Kekey, Sabtu siang, sudah tiba di desanya Sukanegara Lahat. Suasana duka sangat terasa sekali, baik dari keluarga maupun teman-teman Kekey. Hari itu juga almarhumah dimakamkan di pekuburan desa setempat.
(*/ica)