Rahman Tinggalkan Flores Pilih Jalur Laut

DENGAN alasan mau mengejar Reuni Alumni IIP Angkatan XXI di Kota Apel, Malang Jawa Timur, Drs H Abdul Rahman Rasyidi, MM, MBA (ARR), memutuskan pulang dari Pulau Flores NTT menuju Surabaya dengan menggunakan jalur laut. Ia menumpang kapal ” Dharma Rucitra VIII”, yang terkesan ‘mewah’. Kapal yang terdiri 9 tingkat/lantai ini akan membawa Rahman melewati laut lepas menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Kendati kapal yang cukup nyaman ini, menurut Rahman, tetap akan berlabuh di Pelabuhan Way Kelambu Labuan Bajo NTT, dan di Mataram Lombok, guna menurunkan dan menaikkan penumpang.
Menurut Rahman ia akan berada di kapal/laut dengan pelayaran selama 54 jam ( 2 hari 3 malam).
Sekalipun harus berhenti dulu “ngaspal” menggeber sepeda motornya, tapi Rahman tetap bersyukur karena bisa menikmati jalur laut yang untuk pertama kali dilaluinya.
Menurut Rahman dengan harga tiket Rp 1.847.000 termasuk biaya packing sepeda motor, ia bisa menikmati fasilitas kapal sepuasnya. “Kamar tidur dan ruang tunggu kelas VIP, makan 3 kali sehari, dan fasilitas karaoke. Hanya kolam renang yang tidak ada,” ujar Rahman melalui kanal Gruf WathsApp KORMI Ogan Ilir.
Rahman saat ini sedang berada di jalur laut Lombok. Ia berangkat dari Ende Flores, lepas Subuh, Selasa 11 Oktober 2023. Dan sekitar pukul 18.00 Wita, Rahman mengabarkan kapal sudah merapat di Labuan Bajo, untuk selanjutnya kembali berlayar menuju Lombok dan Surabaya. Diperkirakan Rahman tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jumat dini hari tanggal 13 Oktober 2023.
Setiba di Surabaya, Rahman baru kembali menggeber sepeda motornya menuju Malang sejauh 200 Km, guna menghadiri reuni Alumni IIP Angkatan XXI.
Saat ini kondisi Rahman dalam keadaan sehat, kendati dilihat dari raut wajahnya sedikit kelelahan. Tapi dengan bisa istirahat selama 2 hari 3 malam dalam pelayaran, Rahman akan segar kembali.
Banyak orang yang memuji endurance Rahman. Maklum Rahman saat ini sudah berusia kepala enam. Ia baru 6 bulan pensiun dari Pemkab Ogan Ilir Sumsel, dengan jabatan terakhir Staf Ahli Bupati Bupati Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan. Tak banyak orang memiliki kondisi fisik dan kesehatan setelah pensiun seperti Rahman.
Rahman melakukan solo touring dengan sepeda motor dari Indralaya (Sumsel) menuju Lombok (NTB) PP sejauh 4.000 Km. Ia berangkat 25 September 2023, dan tiba di Lombok tanggal 1 Oktober 2023. Saat pergi Rahman melintasi Jalintim Lampung hingga ke Jakarta.
Setelah rehat dua hari di Jakarta, Rahman melanjutkan menggenjot sepeda motornya lewat Pantura Jawa hingga ke Batang Jawa Tengah untuk rehat malam. Selanjutnya ia melanjutkan perjalanan melintasi Semarang dan sholat Jumat di Masjid Agung Demak. Berikutnya langsung tancap hingga rehat di Pasuruan Jatim. Lalu menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, dan nyeberang ke Bali lalu nyeberang ke Lombok. Rahman tiba di Lombok tepat pada hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2023.
Setelah dua hari eksplore Pulau Lombok yang indah, atas undangan rekannya di Kota Maumere, di ujung Timur Pulau Flores NTT, Rahman melanjutkan perjalanan hingga ke kota yang terkenal lagu Maumere tersebut.
Dari Lombok, Rahman harus menggeber sepeda motornya hampir 2.000 Km. Ia melintasi dua selat dan dua pulau, Sumbawa dan Flores. Namun perjalanan Rahman ke Sumbawa dan Flores ini adalah “bonus”, karena ini di luar rencana awal.
Walaupun sendirian, namun Rahman terlihat sangat menikmati perjalanannya. “Di jalan ini banyak ketemu kawan dan orang-orang yang peduli,” ujarnya. Bahkan Rahman setelah berhasil melintasi 1.000 tikungan Pulau Flores dari Labuan Bajo – Ende, Rahman langsung diterima/disambut Gruf Bikers Flores, dan diberi piagam penghargaan. ( ica)
