1 Mei 2026

UNIVERSITAS TERBUKA (UT) kini sudah berusia 39 tahun, sejak didirikan tahun 1984 lalu. Menjelang 4 dekade, UT sudah banyak sekali kemajuannya. Kalau di awal berdiri hanya ada jenjang Sarjana ( Strata 1), kini UT bukan hanya ada Program Magister (S2), tapi sudah memiliki program Strata 3 (Doktor), tentu ini kemajuan yang luar biasa. Program Doktor (S3) ini bahkan sudah berdiri/dibuka sejak 2019 lalu.

UT yang berdiri berdasarkan Kepres RI Nomor 41 Tahun 1984, saat itu tercatat sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ke 45. Kehadiran UT sebagai alternatif bagi orang yang tidak memiliki waktu untuk kuliah tatap muka secara rutin, baik karena kesibukan bekerja atau beraktifitas, maupun karena persoalan jarak yang jauh antara tempat tinggal dan tempat kuliah. Kuliah di UT tanpa ada pembatasan baik tahun kelulusan ijazah SLTA, usia, maupun lamanya studi.

Saat tampil di depan para guru SMA/SMK se Kabupaten Ogan Ilir (OI) dalam sebuah seminar bertempat di SMAN 1 Indralaya, beberapa waktu lalu, Direktur UT Palembang, Dr Meita Istianda, SIP, M.Si, banyak sekali mendapatkan pertanyaan dari audiens yang hadir.

Ini menunjukkan bahwa animo untuk kuliah di UT cukup tinggi, terutama bagi mereka yang punya kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan.

Menurut Dr Meita yang juga alumni UT, saat ini terdaftar sekitar 20.000 orang mahasiswa yang kuliah di UT.

Ditambahkan Dr Meita yang tampil anggun, beberapa keunggulan kuliah di UT, selain berstatus PTN, juga program studinya terakreditasi dengan peringkat A atau B. Kemudian bisa kuliah sambil kerja atau kuliah secara mandiri dengan waktu yang fleksibel.

Selain itu ada juga perkuliahan secara tatap muka atau secara online, atau kuliah di akhir pekan hari Sabtu dan Ahad (Minggu), dengan staf pengajar turun ke basis-basis mahasiswanya. Layanan UT saat ini sudah bisa menjangkau 515 kabupaten/kota di Indonesia, serta sudah menjangkau 50 negara. Dan tentu para lulusannya juga tetap bersaing dengan perguruan tinggi lainnya di luar UT.

Saat ini UT sudah memiliki 4 Fakultas S1 yakni Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP) dengan 11 program studi diantaranya Perpajakan, Administrasi Bisnis, dan Kearsipan. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), juga dengan 11 program studi antara lain Teknologi Pendidikan dan Pendidikan Guru PAUD. Lalu Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dengan 7 program studi diantaranya Statistika dan Perencana Wilayah dan Kota, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dengan 9 program studi antara lain Pariwisata dan Ekonomi Syariah.

Selain itu ada Program Magister (S2) antara lain dengan konsentrasi program studi Ilmu Adminstrasi, Manajemen, Ilmu Kelautan dan Studi Lingkungan. Sedangkan program Doktor (S3) ada 2 program studi yakni Ilmu Manajemen dan Administrasi Publik.

Biaya kuliah di UT juga relatif murah (terjangkau). Untuk paket tanpa tutorial tatap muka program Sarjana S1 hanya Rp 1.300.000/semester, dan Rp 1.150.000 untuk D-IV. Sedangkan untuk sistim paket tutorial tatap muka beberapa mata kuliah, sebesar Rp 1.750.000/semester untuk S1, sedangkan D-IV Rp 1.600.000/semester.

Selain itu juga ada non sistem paket semester, melainkan dihitung per SKS yang besarannya untuk S1 Rp 36.000 – Rp 80.000/sks, dan untuk D-IV Rp 36.000 – Rp 38.000/sks. Kemudian ada juga program untuk aparatur desa dan anggota Polri yang per SKS hanya Rp 36.000 dan Rp 40.000.

Di balik itu ada juga program beasiswa bagi mahasiswa UT, seperti beasiswa KIP-Kuliah, beasiswa SNBP – SNPMB, dan beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA). Kemudian ada juga beasiswa dari Alumni Ikatan UT Palembang, dan beasiswa dari CSR. Tentu untuk mendapatkan beasiswa ini ada persyaratan dan ketentuan yang harus dipenuhi.

Pendek kata bagi masyarakat saat ini sudah banyak jalan untuk kuliah, bukan hanya kuliah yang sifatnya tatap muka secara rutin dengan datang ke kampus setiap hari atau setiap pekan, tetapi juga bisa kuliah di Universitas Terbuka yang lebih mudah, fleksibel, dan terjangkau. Semua bisa kuliah di UT, universitas dengan status negeri. Ayo kuliah di UT. (ica)