29 April 2026

Bupati OI Minta PWI Dapat Menjadi Pelopor Berita Berimbang

INDRALAYA|KoranRakyat co.id. ——- BUPATI Ogan Ilir (OI), Panca Wijaya Akbar SH minta para wartawan khususnya yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Ilir, untuk menjadi pelopor penyajian pemberitaan yang berimbang, objektif yang didasari data dan fakta.

Harapan dan permintaan Bupati termuda di Sumsel ini, disampaikan saat berpidato pada acara Pelantikan Ketua dan Pengurus PWI OI masa bakti 2023-2026 yang diketuai oleh Fredi Kurniawan. Sedangkan Sekretaris, Maidi Irwansyah dan Bendahara, M Akbar Tamara.

Selain para pengurus, juga ditunjuk sejumlah penasihat yang merupakan wartawan senior di OI, yakni HM Syarifuddin Basrie, S.Ikom, Drs H Iklim Cahya, MM, Sardinan Delisep, S.Sos, Sarono P Sasmito, S.Pd, H Usuluddin Majid, SH, dan Ust Gusti M Ali.

Pelantikan PWI Ogan Ilir dilakukan Ketua PWI Sumsel, Dr H Firdaus Komar, S.Pd, M.Si, dilaksanakan di Pendopoan Rumah Dinas Bupati OI, Tanjung Senai, Indralaya. Rabu (26/07).

Selain pelantikan PWI Ogan Ilir juga dilaksanakan pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Ogan Ilir masa bakti 2023-2026,
oleh Ketua IKWI Sumsel, Dr Anisiatul Firdaus. Ketua IKWI OI secara ex officio dipegang oleh istri Fredi Kurniawan.

Menurut Bupati Panca Wijaya Akbar, dirinya tidak pernah mengarahkan berita yang ditulis wartawan harus yang bagus-bagus saja. Sebab berita kontrol sosial juga sangat ia perlukan. “Tidak jarang informasi dari berita pers jadi bahan yang dibahas dalam rapat koordinasi bulanan dengan staf,” ujar bupati.

Namun bupati meminta pemberitaan pers tersebut, supaya berimbang dan objektif berdasar pada data dan fakta.

Sedangkan Ketua PWI Sumsel, Dr Firdaus Komar, S.Pd, M.Si mengatakan, wartawan yang bersedia menjadi ketua dan pengurus PWI sudah luar biasa, karena di PWI tidak ada honor/gaji. Dikatakan Firdaus, tugas utama wartawan adalah mencari dan menulis berita, bukan menjadi pengurus PWI. Untuk itu ia sangat mengapresiasi para wartawan yang bersedia menjadi pengurus PWI.

Kendati tidak ada honor, Firdaus meminta para pengurus PWI, dapat meluangkan waktu, tenaga, pemikiran dan resource untuk organisasi. Begitulah konsekwensi menjadi pengurus, ujar alumni Unsri ini.

Sementara dalam sambutannya, Fredi Kurniawan memaparkan bahwa anggota PWI Ogan Ilir secara keseluruhan berjumlah 52 orang, 31 tergabung dalam kepengurusan dan 21 orang lainnya sebagai anggota.

Dihadapan Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar yang hadir, Fredi menegaskan bahwa pers ikut berperan menampilkan wajah Ogan Ilir kepada publik.

Fredi berjanji akan memimpin PWI Ogan Ilir bersinergi dengan pemerintah daerah dalam visi menuju Ogan Ilir bangkit.

Sebagai langkah awal dari kinerja PWI Ogan Ilir masa bakti 2023-2026, seluruh wartawan yang tergabung di dalamnya ditargetkan harus bersertifikat uji kompetensi.

Untuk mendapatkan sertifikat tersebut, menurutnya, wartawan anggota PWI akan diikutkan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) baik tingkat muda, biasa, madya dan utama.

“Kepengurusan PWI Ogan Ilir bertekad profesional, berintegritas, santun dan teruji. Sehingga diharapkan dapat mengembalikan marwah organisasi wartawan ini, ke depan,” tegas Fredi.

Di samping itu, pria yang telah belasan tahun berpengalaman sebagai wartawan ini, akan memvalidasi seluruh anggota di dalam organisasi wartawan yang dipimpinnya.

Validasi sebagai upaya administratif untuk meningkatkan marwah organisasi sehingga PWI Ogan Ilir benar-benar dipandang sebagai organisasi wartawan profesional yang jelas anggotanya.

Bahkan Fredi mengemukakan PWI Ogan Ilir akan menyediakan hotline pengaduan bagi masyarakat.

“Ke depan akan disediakan hotline pengaduan jika ada oknum wartawan anggota PWI di wilayah Ogan Ilir yang merugikan dan membuat berita tidak berimbang. Kalau ada yang mengaku anggota PWI, bisa ditanyakan identitasnya,” jelas Fredi.

Dewan Penasihat PWI Ogan Ilir, HM Syarifuddin Basrie yang juga sebgai ketua pelaksana berharap Ketua PWI Ogan Ilir beserta pengurus masa bakti 2023-2026 yang dilantik, dapat memberikan contoh yang baik.

“Insan pers khususnya PWI Ogan Ilir hendaknya dapat benar-benar menjalankan tugas dengan amanah seusai Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang kode etik jurnalistik,” pesan Syarifuddin.

Sementara Bupati Panca Wijaya Akbar berharap PWI Ogan Ilir dapat menjadi bagian dari pelopor pemberitaan berimbang.

Dikatakannya, tak dipungkiri peran media sangat besar dalam proses pembangunan daerah, termasuk juga di Ogan Ilir.

“Maka apa yang menjadi suatu isu, silakan diberitakan dengan berimbang. Karena ini bahan pertimbangan dan evaluasi juga bagi Pemkab Ogan Ilir,” ujar Panca.

Dan jelang tahun politik menuju Pemilu 2024, Panca berharap peran serta PWI Ogan Ilir sebagai filter dalam menyaring dan menangkal informasi hoaks.

“Tentunya Pemkab sangat mendukung penuh program apapun yang dilakukan PWI Ogan Ilir demi kemaslahatan bersama,” kata Panca. (ica)