17 Maret 2026

Pemkab Muara Enim Launching Gerakan Pangan Murah di Muara Enim

MUARA ENIM | Korabnrakyat.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim secara resmi melaunching Gerakan Pangan Murah (GPM).

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) tersebut, diselenggarakan secara serentak pada Senin (26/6/2023) di 342 titik lokasi yang tersebar di 301 Kabupaten/Kota di Indonesia.

Khusus di Kabupaten Muara Enim, kegiatan dipusatkan di Halaman Kantor Dinas Kominfo Pemkab Muara Enim.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk menjaga ketersediaan bahan pangan dan daya beli masyarakat terhadap komoditas pangan menjelang Iduladha, Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) menginisiasi Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tampak masyarakat sangat antusias dengan adanya pasar murah hingga memborong sejumlah bahan pangan.

Bupati Muara Enim Ahmad Usmarwi Kaffah SH., L.L.M, L.L.M., Ph.D melalui Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemkab Muara Enim H. Riswandar, SH., MH mengatakan bahwa, Pemerintah Kabupaten Muara Enim mengutamakan kegiatan pasar murah seperti ini di tingkat kecamatan pada saat dibutuhkan.

“Kita berupaya agar harga pasar stabil salah satunya melalui program Gerakan Pangan Murah ini,” kata Riswandar.

Riswandar menambahkan, bahan pangan yang disediakan di pasar murah ini meliputi sembilan bahan pokok, dengan harga di bawah pasaran.

Senada disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muara Enim Syamsiah menjelaskan bahwa, tujuan dari Gerakan Pangan Murah ini untuk stabilisasi harga dan pengendalian inflasi.

“Ini juga untuk membantu masyarakat agar dapat membeli pangan secara murah dalam menghadapi hari besar agama, terutama Iduladha yang sebentar lagi akan kita hadapi,” jelas Syamsiah.

Syamsiah menerangkan, Pemkab Muara Enim bekerja sama dengan Bulog, Distributor dan Petani dalam pasar murah ini.

“Untuk beras, gula, daging, terigu, minyak dan lain sebagainya itu dari Bulog. Dari distributor telur juga ini ada,” terangnya.

Pasar murah yang bertajuk GPM Serentak Nasional ini hanya dilaksanakan selama 1 hari. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk digelar di kecamatan lain.

“Jadi, bukan pada saat hari ini saja, hari-hari ke depan dan sebelumnya Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Bulog juga,” tutup Syamsiah.

Sementara itu, Kepala NFA Arief Prasetyo Adi menyampaikan bahwa, melalui kegiatan GPM serentak ini, masyarakat khususnya yang berada di sekitar kabupaten/kota pelaksana, bisa mendapatkan kebutuhan pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau untuk memenuhi konsumsi sehari-hari atau untuk mempersiapkan pelaksanaan hari raya Iduladha.

“Kita sengaja luncurkan GPM Serentak Nasional ini pada H-3 sebelum Iduladha, itu waktu yang ideal untuk masyarakat membeli kebutuhan pangan, khususnya untuk hari raya. Beberapa daerah bahkan melaksanakan GPM lebih dari 1 hari, ada yang melaksanakan dari tanggal 26 sampai 27 atau 28 Juni.

“Seluruh produk pangan yang dijual di sini harganya di bawah harga pasar atau tidak melebihi Harga Acuan Pembelian/Penjualan (HAP) dan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. Hal ini sesuai dengan tujuan awal pelaksanaan GPM, yaitu menyediakan pangan yang terjangkau bagi masyarakat,” ujar Arief.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Cabang Bulog Lahat Joko Susilo menyampaikan bahwa, posisi Bulog adalah sebagai stabilisator dan penunjang kegiatan pasar murah.

Untuk kegiatan pasar murah ini, Bulog Lahat menyediakan 5 ton beras premium, 1 ton tepung terigu, 2 ton gula pasir, 150 kg daging sapi dan 1,5 ton minyak goreng.

Joko memastikan bahwa kebutuhan pangan menjelang Iduladha cukup sehingga masyarakat tidak usah melakukan panic buying.

“Kebutuhan pangan ada setiap saat. Bila pemerintah daerah menginginkan kita untuk operasi pasar, kita siap,” pungkasnya. (Tigor Tambah/ADV Kominfo Pemkab Muara Enim)