Wako Lubuklinggau Instruksikan agar STQH Terlaksana dengan Sukses

LUBUKLINGGAU | KoranRakyat co.id – WALIKOTA Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe menginstruksikan dan meminta kepada jajaran Pemkot Lubuklinggau dan panita pelaksana dapat menyukseskan pelaksanaan STQH, dengan menjadi tuan rumah yang baik. Masalah kecil sekalipun seperti ketersediaan air, kondisi toilet, dan perparkiran, tak luput dari perhatian walikota lulusan Fisip Unsri tersebut.
Instruksi dan permintaan tersebut disampaikan walikota Prana Sohe ketika menerima kunjungan tim provinsi yang meninjau venue/lokasi Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) di Kota Lubuklinggau, di kediaman pribadinya, Sabtu 6 Mei 2023.
Tim Provinsi tersebut terdiri dari Karo Kesra, H Abdul Hamid dan staf, H Abdul Rahman Romli dari Kanwil Kemenag, serta H Agus Jaya dan H Iklim Cahya dari LPTQ Sumsel.
Venue yang ditinjau meliputi Taman Olahraga Megang (TOM) sebagai arena utama untuk upacara opening dan closing ceremony, sekaligus venue cabang tilawah anak dan dewasa. Kemudian Masjid Agung As-Salam (venue cabang 1 juz dan 5 juz tilawah), Masjid Baitul Kholiq (10 juz dan 20 juz), Aula MTsN 1 Kota Lubuklinggau (hadits 100 dan 500), serta Masjid Al-Baari’ (30 juz dan tafsir Bahasa Arab). Ke lima venue tersebut akan digunakan pada STQH XXVII di Kota Lubuklinggau, 16 – 22 Mei 2023.
Sebelum meninjau venue, Tim diterima dan melakukan rapat singkat dengan Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe di kediamannya. Hadir mendampingi walikota antara lain Sekdakot, Asisten 1 sekda, Kabag Kesra, pengurus LPTQ kota, serta sejumlah kepala OPD.
Dalam arahannya, Walikota SN Prana Putra Sohe, meminta kepada jajarannya untuk menjadi tuan rumah yang baik. Hal-hal kecil seperti masalah parkir, toilet, air, serta kenyamanan ruangan supaya benar-benar diperhatikan. Begitu juga masalah transportasi dewan hakim, panitia dan peserta, jangan sampai terhambat, ujar Nanan panggilan akrab walikota.
Begitu pula untuk tiket parkir dan tiket berkunjung ke objek wisata, walikota juga setuju untuk free atau digratiskan. Tapi ia minta agar para juru parkir diperhatikan.
Saat peninjauan venue di lima lokasi hadir Asisten I Sekda Kota Lubuklinggau, Kabag Kesra, Kasi Bimas Kemenag, pengurus LPTQ dan tim EO, yang mendampingi Karo Kesra Sumsel, Sekretaris LPTQ Sumsel, staf Kanwil Kemenag, Kabag dan Kasubag Agama Biro Kesra Sumsel.(ica)
