239 Prajurit TNI-AD Gelombang II TA-2022 Dilantik Pangdam II/SWJ dan Tutup Masa Pendidikan

LAHAT | Koranrakyat.co.id – Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen Hilman Hadi SIP MBA M.Han, Jumat (14/4/2023) melantik 239 prajurit TNI-AD gelombang ke II TA-2022, sekaligus Penutupan Pendidikan (Tupdik), di lapangan Dodikjur Puntang Kelurahan Pagar Agung Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
Upacara pelantikan prosesi penutupan berlangsung tertib sesuai dengan harapan walaupun pelaksanaan berlangsung di bulan suci Ramadhan 1444 H dan dibawah guyuran hujan.
Tampak hadir dalam prosesi ini Bupati Lahat, Cik Ujang SH, yang diwakili Wabup H.Hariyanto SE MM, Kapolres Lahat AKBP S. Kunto Kartono SIK MT juga diwakili oleh Wakapolres Kompol Feby Febriyana SIK serta beberapa pejabat lainnya.
Pangdam II/Sriwijaya dalam sambutanya mengucapkan selamat kepada prajurit Tamtama TNI-AD yang baru saja dilantik dengan pangkat prajurit dua (Prada). Pangdam berharap dapat menjaga Negara Kesatuan Republik indonesia (NKRI).
”Kalian prajurit TNI-AD sudah masanya untuk menjaga keutuhan bangsa ini dan kalian merupakan bentengnya negara indonesia. Di manapun kalian bertugas, tunjukkan bahwa kalian adalah anak bangsa yang mampu menjaga keutuhan masyarakat agama, budaya dan bangsa. Sebab NKRI adalah harga mati,” tegas Pengdam.
Pangdam juga mengatakan, bahwa prajurit yang baru dilantik, sebelumnya telah melalui proses dan tahapan tahapan yang panjang dan tidak mudah. ”Pada saat ini anda sudah menjadi prajurit tentara nasional indonesia yang siap mengabdi di negeri ini. Maka kalian dituntut untuk bertanggung jawab mejaga keamanan negara ini baik itu datangnya dari dalam maupun dari luar negara Indonesia,” ujar Pangdam.
Sebagaimana diketahui prajurit TNI-AD yang baru dilantik ini berjumlah 239 orang, masing masing bidang angkatan dan jurusan sesuai kemampuan dan kualitasnya. Semua prajurit ini telah dilatih dan dididik menjadi dewasa dan bertanggung jawab secara militer selama lima bulan penuh. Karena itu mareka dinilai mampu untuk menjalankan tugasnya sebagai TNI-AD.
Hantu Rimba
Lebih jauh Pangdam juga mengingatkan bahwa agar para prajurit tidak lupa untuk menunjukan profesionalitasnya sebagai anggota TNI-AD yang tangguh. Tidak pernah mengeluh dan menyerah walau dalam ke adaan apapun dan di mana pun berada.
Wajar pula jika prajurit TNI-AD mendapat julukan “Hantu Rimba” karena kehidupan mareka bersatu dengan alam dari hutan ke hutan, walaupun tidak adanya bekal yang harus mareka makan. Tetapi itulah jiwa kesatria prajurit TNI-AD, masih bisa bertahan demi untuk mengabdi kepada negeri ini.
Pesan terakhir yang Sampaikan pangdam II/sriwijaya Mayjen Hilman Hadi, kepada seluruh prajurit TNI-AD yang baru saja dilantik hari ini agar selalu menjadi anggota TNI yang profesional. ”Kalian adalah prajurit yang tangguh untuk menjaga NKRI, sekarang tanggung jawab di pundak mu sangat besar dan kalian merupakan bentengnya negara indonesia. NKRI Harga mati,” tutup Pangdam (MBPN Zainal)
