27 September 2022

Diikuti 17 Provinsi, Bupati Lahat Resmikan Kontes Bonsai Tingkat Nasional

LAHAT | Koranrakyat.co.id – Pameran Bonsai Nusantara dengan tema Pesona Cahaya Bonsai di bumi seganti setungguan Kabupaten Lahat, Jumat (11/6/2022) resmi dibuka Bupati Lahat melalui Wakil Bupati H. Haryanto SH. Kontes tanaman hias ini berlangsung di lapangan parkiran GOR Kabupaten Lahat.

Proses pembukaan Pameran Nasional (Pamnas) ini dihadiri Sekretaris Umum PPBI Pusat, Andreas, Sekda Kabupaten Lahat serta pengurus PPBI Cabang Lahat.

Ketua PPBI Lahat, Ganda Taruna Sos, dalam sambutannya mengatakan kontes Bonsai Cahaya Seganti Setungguan ini berlangsung berkat dukungan dari Ketua Umum PPBI serta dukungan dari pemerintah Kabupaten Lahat, dalam hal ini Bupati dan DPRD Lahat, Sekretaris Daerah serta unsur OPD lainnya.

Kontes bonsai ini pertama kali dilakukan di Kabupaten Lahat, dengan jumlah berasal dari 17 provinsi. Lebih kurang dari 53 Cabang PPBI dari seluruh Indonesia dengan jumlah pot 900. Penjurian dipimpin langsung oleh Ketua Yayat Hidayat dan Dewan Juri berjumlah 6 orang, masing-masing berasal dari Jakarta, Bandung dan Bengkulu.

”Alhamdulillah hari ini kita tetapkan per kelas, prospek, pratama, madia dan utama, dan pengumumkan dari yang baik dan terbaik. Dengan adanya Panmas ini kabupaten Lahat akan lebih terkenal, terutama banyak potensi yang ada di kabupaten ini dengan sumber dayanya bisa melestarikan lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Lahat H. Haryanto menyatakan sangat bangga, khususnya kepada ketua dan pengurus PPBI Pusat dan Cabang Lahat yang telah berani melaksanakan kegiatan pameran nasional dan kontes bonsai Nusantara untuk pertama kalinya di Kabupaten Lahat ini.

”Dari awal saudara ketua PPBI Cabang Lahat dan pengurus lainnya menemui kami di bulan Januari 2022. Kami langsung menyetujuinya agar kegiatan ini dapat terselenggara di Kabupaten Lahat. Saya secara pribadi sudah lama mendengar apa itu bonsai, akan tetapi baru kali ini melihat secara langsung dengan jumlah yang begitu banyak dengan kelasnya masing-masing. Saya sangat terpukau begitu indahnya, begitu cantiknya dan harganya ternyata ada yang sampai ratusan juta bahkan sampai bermiliar miliar,” ujar Haryanto.

Dikatakan bahwa ini menunjukkan para penggemar dan penghobi bonsai ini bukan orang sembarangan. Butuh kesabaran, butuh keuletan, butuh ketelatenan bahkan butuh pengorbanan materi dari segi ekonominya. Apalagi ini bisa menghidupkan perekonomian mulai dari menjadi petani bonsai, penjual pot, penjual pupuk, tanah, bahkan menjadi kolektor dan penjual bonsai itu sendiri.

Wabup Haryanto juga berharap kepada pengurus PPBI Lahat untuk dapat mewujudkan ini lebih maju lagi berkolaborasi dengan kami pemerintah Kabupaten Lahat serta pihak swasta yang ada di Lahat. Karena ini merupakan aset yang sangat bernilai dan bisa mengharumkan nama baik Kabupaten Lahat baik di kancah nasional terlebih di kancah internasional.

”Kami tunggu dan kami dukung agar kegiatan ini dapat berlangsung kembali di Lahat dengan lebih spektakuler lagi, sehingga menjadikan Lahat maju terkenal dan semakin bercahaya. Dengan mengucap bismillahirrohmanirrohim acara kegiatan pameran nasional (Pamnas) dan kontes bonsai Nusantara dengan tema pesona cahaya bonsai di bumi seganti setungguan resmi dibuka,” tutur Wabup. (Lili)

 

Lewat ke baris perkakas