5 Februari 2023

Operasikan Kapal Perintis, PELNI Layani Kebutuhan Transportasi Masyarakat Kepulaua

 

GDN Jakarta, 6 Februari 2022 – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) melalui penugasan dari Pemerintah cq. Kementerian Perhubungan kembali diamanahkan untuk mengoperasikan 44 trayek kapal perintis pada tahun 2022. Penugasan yang dilaksanakan sejak tahun 2016 ini merupakan wujud Pemerintah dalam menyediakan aksesibilitas bagi masyarakat di wilayah 3TP (tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan).

Manager Humas dan Kelembagaan PT PELNI Idayu Adi Rahajeng menyebut bahwa kapal perintis yang dikelola oleh PELNI merupakan kapal penumpang yang digunakan sebagai sarana transportasi masyarakat di wilayah 3TP. “Dengan pengalaman selama enam tahun dalam mengemban amanah penugasan kapal perintis serta kehandalan seluruh SDM yang bertugas, PELNI siap melayani kebutuhan akan transportasi kapal perintis bagi masyarakat kepulauan,” ungkapnya.

Sementara itu, menanggapi informasi yang mengatakan bahwa nakhoda dan kru KM Sabuk Nusantara 80 melarikan diri dan mengunci pintu anjungan saat dilaksanakan sidak oleh anggota DPRD Provinsi Kepri pada Kamis (3/2), Idayu menjelaskan bahwa informasi tersebut tidaklah benar. Ia menyampaikan bahwa seluruh kru berada di atas kapal dan tengah melakukan proses persiapan pelayaran menuju Midai yang dijadwalkan berlayar pukul 07.30 waktu setempat.

“Seluruh kegiatan embakarsi dan pemuatan barang dimulai sejak pukul 05.00. Seluruh kru kapal tengah melakukan tugas dan berada pada posisi tugas masing-masing, termasuk nakhoda yang berada di anjungan guna pengurusan _clearance_ Surat Persetujuan Berlayar serta pengawasan proses embarkasi,” ungkapnya.

Idayu menyampaikan PELNI menyambut baik atas monitoring dan evaluasi yang dilakukan dari stakeholder internal dan eksternal, termasuk Pemerintah serta masyarakat. Untuk menghadirkan pelayaran kapal perintis yang aman dan nyaman, Perusahaan juga dengan terbuka menerima masukan dan arahan dari segenap pemangku kepentingan. “Monitoring dan evaluasi merupakan masukan positif bagi Perusahaan serta bagian dari kepedulian kita bersama atas upaya-upaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang,” terang Idayu.

Idayu juga menyampaikan kepada seluruh pengguna jasa kapal penumpang ataupun kapal perintis yang dioperasikan oleh PELNI dapat menyampaikan keluhan, kritik, dan saran dengan menghubungi call center PELNI di 162 atau melalui layanan WhatsApp di nomor 0811-162-1-162. “Kami terbuka untuk segala kritikan dan masukan yang membangun untuk meningkatkan pelayanan bagi seluruh pelanggan kami selama melakukan pelayaran dengan kapal PELNI,” terang Idayu.

Sebagai informasi, KM Sabuk Nusantara 80 memiliki kapasitas sebesar 2.000 GT dan saat ini melayani rute pelayaran Kijang – Tanbelan – Pontianak – Serasan – Subi – Selat Lampa – P. Laut – Sedanau – Midai – Terempa – Kuala Maras/Letung – Kijang.

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas.

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 44 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah 3TP di mana kapal perintis menyinggahi 285 pelabuhan dengan 3.695 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 16 kapal Rede. Sedangkan pada pelayanan bisnis logistik, kini PELNI mengoperasikan 10 trayek tol laut serta 1 trayek khusus untuk angkutan ternak.

***

Lewat ke baris perkakas