Disdikbud Lahat Sosialisasi Ujian Nasional Jenjang SMP/MTs

LAHAT | Koranrakyat.co.id — Pembukaan Sosialisasi Ujian Nasional Jenjang SMP/MTs se-Kabupaten Lahat tahun pelajaran 2018/2019 hari ini Selasa (26/02) dilaksanakan di ballroom hotel Grandzuri Lahat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat Drs.H.Sutoko, M.Si beserta jajaranya, seluruh peserta sosialisasi, kepala UPTD pendidikan dan kebudayaan Kecamatan, Kepala Sekolah SMP, Pengawas SMP dan MTs se-Kabupaten Lahat.

Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP H. Firdaus, M.Pd dalam laporanya menyampaikan bahwa pada penilaian  satuan pendidikan melalui ujian sekolah dan ujian sekolah berstandar nasional. Oleh karena itu perlunya  dilaksanakan sosialisasi seperti ini yang bertujuan untuk memberi informasi tentang penyelenggaraan ujian sekolah dan ujian sekolah berstandar nasional jenjang SMP ataupun MTs tahun ajaran 2018/2019.

Beliau berharap agar setelah ada kegiatan ini para peserta dapat memperoleh informasi tentang persiapan dan pelaporan yang baik penyelenggaraan ujian pada masing-masing sekolah.Adapun jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi ini berjumlah 119 orang yang terdiri dari  22 orang UPTD Pendidikan dan Kebudaan Kecamatan,8 orang dari pengawas SMP 76 orang dari Kepala Sekolah SMP negeri dan swasta dan 13 orang dari Kepala MTs negeri dan swasta.

Drs.H.Sutoko,M.Si selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat dalam arahanya sekaligus membuka acara secara mengungkapkan dengan kegoatan ini merupakan hal yang harus di yakini bahwa  sebagai Kepala Kekolah dan sebagai unsur panitia pasti sudah punya pengalaman sebelumnya mengenai penyelenggaraan ujian sekolah dan ujian sekolah berstandar nasional.Akan tetapi hal-hal  yang sudah di lalui pasti ada hal yang positif dan negatifnya.Oleh karena itu melalui sodialisasi ini diharapkan dapat memperkecil hal yang negatif dan menambah hal yang positif.

Pada penyelenggaraan ujian sekolah dan ujian sekolah berstandar nasional nanti tidak bisa di ukur dengan perubahan regulasi yang ada dan hanya nantinya  pada pelaksanaan sudah pasti ada pembedanya.

“Marilah kita harus sadar untuk instropeksi diri dalam pelaksaan ujian bagi panitia dan bangun kebersamaan dalam menjalankan tugas.”ujarnya

Ditambahkanya sebagai kepala sekolah harus bisa memastikan bahwa pada pelaksanaan ujian sekolah dan ujian sekplah berstandar nasional nanti dilaksanakan dengan lancar dan jujur karena hal ini akan berpengaruh pada tingkat degradasi peserta didik. (wandra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *