Gemilang di MTQ Nasional XXXI, Tiga Putri Wonosobo Borong Prestasi

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Tiga putri asal Kabupaten Wonosobo kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional setelah berhasil meraih juara dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, 11–20 September 2026.

Ketiganya yakni Fifi Rahayu, Syaula Zhafira, dan Arina Husnayani. Mereka merupakan bagian dari kafilah Jawa Tengah yang berlaga dalam kompetisi tersebut dan berhasil membawa pulang dua gelar juara pertama serta satu juara ketiga pada cabang yang berbeda.
Fifi Rahayu berhasil meraih Juara 1 Nasional Cabang Qira’at Al-Qur’an, Murattal Dewasa Putri. Sementara Syaula Zhafira menjadi Juara 1 Nasional Cabang Tahfidz 1 Juz dan Tilawah Al-Qur’an Putri. Adapun Arina Husnayani meraih Juara 3 Nasional Cabang Kaligrafi Dekorasi Putri.
Kepulangan ketiganya disambut Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam acara penyambutan di Pendopo Selatan, Minggu (20/9/2026). Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat yang memimpin penyambutan menyebut capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi daerah.

Menurut Afif, prestasi yang diraih ketiganya tidak terlepas dari proses panjang yang dijalani sebelum tampil di tingkat nasional. Latihan, ketekunan, pembinaan, serta dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam perjalanan para juara tersebut.
“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi Wonosobo. Apa yang diraih hari ini merupakan hasil dari proses, latihan, ketekunan, dan dukungan banyak pihak,” ujar Afif.
Atas capaian tersebut, Afif juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga para juara yang selama ini memberikan dukungan. Penghargaan juga disampaikan kepada para pembina dan pelatih, Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo, jajaran Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta pihak-pihak lain yang terlibat dalam proses pembinaan.
Bagi Afif, keberhasilan Fifi, Syaula, dan Arina tidak hanya menjadi pencapaian personal. Prestasi tersebut juga dapat menjadi contoh bagi generasi muda Wonosobo agar terus mengembangkan kemampuan dan berani berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

Ia berharap capaian ketiganya dapat memunculkan semangat serupa di kalangan anak-anak muda Wonosobo, terutama untuk terus belajar, menjalani proses pembinaan, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda Wonosobo. Terus belajar, terus berproses, dan jangan takut untuk berprestasi. Apa yang diraih hari ini mudah-mudahan menjadi inspirasi bagi yang lain,” harapnya.
Raihan tersebut sekaligus menjadi bagian dari catatan pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Wonosobo. Prestasi di tingkat nasional ini diharapkan dapat memperkuat pembinaan berbagai cabang seni dan kompetensi Al-Qur’an, mulai dari tilawah, tahfidz, qira’at hingga kaligrafi.
Dua gelar juara pertama dan satu juara ketiga yang dibawa pulang tiga putri Wonosobo tersebut menjadi hasil dari rangkaian proses panjang yang tidak hanya melibatkan peserta, tetapi juga keluarga, pembina, pelatih, serta berbagai pihak yang mendukung perjalanan mereka hingga mampu tampil di tingkat nasional. (Diskominfo Wonosobo/Aris)

