ASN Wonosobo Akan Diimbau Gunakan Transportasi Umum untuk Dukung Ekonomi Masyarakat

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Pemerintah Kabupaten Wonosobo berencana menerbitkan surat edaran yang mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan transportasi umum, termasuk layanan ojek online (ojol).
Kebijakan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam mendorong pergerakan ekonomi masyarakat.
Rencana penerbitan surat edaran itu disampaikan saat audiensi antara Pemerintah Kabupaten Wonosobo dengan sekitar 70 pengemudi ojol dari berbagai komunitas di Ruang Mangunkusuma Setda Wonosobo, Selasa (26/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, para pengemudi menyampaikan delapan poin aspirasi yang sebelumnya juga telah disuarakan saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day. Beberapa di antaranya terkait dukungan penggunaan jasa ojol oleh ASN, fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi anak pengemudi, hingga pembentukan koperasi dan organisasi resmi driver online di Wonosobo.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo, mengatakan surat edaran Bupati ditargetkan dapat diterbitkan pada pekan depan.
“Insya Allah minggu depan sudah keluar surat edaran Bupati kepada ASN untuk menggunakan angkutan umum. Ini juga dalam rangka mendukung kebijakan efisiensi sekaligus membangkitkan ekonomi masyarakat,” ujar Andang.
Selain itu, Pemkab Wonosobo juga menyatakan siap mendampingi apabila komunitas pengemudi online ingin membentuk koperasi sebagai wadah ekonomi bersama.
Terkait pembentukan organisasi resmi driver online lintas aplikator, pemerintah daerah membuka peluang fasilitasi agar komunitas memiliki kepengurusan dan badan hukum yang jelas sehingga mempermudah koordinasi dengan pemerintah maupun pihak lain.
“Terkait organisasi, nanti akan difasilitasi agar kepengurusannya jelas dan memiliki badan hukum sehingga koordinasi bisa lebih mudah,” ujarnya.
Sementara itu, usulan pemberian bantuan BPJS Ketenagakerjaan gratis masih akan dikaji lebih lanjut dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Pemerintah daerah juga berencana mengundang pihak aplikator pada Juni mendatang guna membahas kemungkinan keterlibatan perusahaan aplikasi dalam memberikan perlindungan sosial kepada pengemudi.
Pemkab Wonosobo turut menyatakan kesiapan meminjamkan fasilitas ruang pertemuan bagi kebutuhan koordinasi komunitas ojol. Sedangkan usulan sekretariat permanen akan dibahas setelah organisasi resmi terbentuk.
Pada sektor pendidikan, pemerintah daerah meminta data anak-anak pengemudi ojol yang membutuhkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) agar dapat ditindaklanjuti melalui dinas terkait maupun diusulkan ke pemerintah pusat.

Ketua Paguyuban Wonosobo Driver Online, Affat Fauzi, mengapresiasi tanggapan cepat pemerintah daerah terhadap aspirasi para pengemudi ojol.
“Kami mengucapkan terima kasih karena hari ini difasilitasi oleh pemerintah daerah. Delapan poin yang kami sampaikan sudah mendapat tanggapan langsung dari Pak Sekda dan dinas terkait untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.
Menurut Affat, komunitas pengemudi berharap seluruh aspirasi tersebut dapat direalisasikan secara bertahap demi meningkatkan kesejahteraan driver ojol di Kabupaten Wonosobo. Pihaknya juga siap menindaklanjuti arahan pemerintah daerah terkait pembentukan organisasi bersama lintas aplikator.
“Harapan kami, delapan poin yang sudah disampaikan tidak berhenti pada pembahasan saja, tetapi dapat direalisasikan secara bertahap demi kesejahteraan teman-teman driver,” katanya. (Diskominfo Wonosobo/Aris)
