29 April 2026

Jelang Perebutan Kursi Ketua DPC PKB Musi Rawas, Nama Zulfikar Mencuat

MUSI RAWAS | Koranrakyat.co.id – Dinamika menjelang pemilihan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Musi Rawas periode 2026–2031 mulai menghangat. Salah satu figur yang dinilai memiliki peluang besar dan dianggap potensial memimpin PKB Musi Rawas adalah Zulpikar, S.Pd.I.

Sosok muda berlatar belakang aktivis, pengusaha, dan kader Nahdliyin ini dinilai memiliki kombinasi pengalaman organisasi, politik, serta kemampuan manajerial yang cukup lengkap untuk membawa PKB Musi Rawas semakin solid menghadapi Pemilu 2029 mendatang.

Dalam biodata pencalonannya, Zulpikar lahir di Muara Megang pada 9 Maret 1988. Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri 2 Muara Megang, kemudian melanjutkan pendidikan di MTs Riyadus Solihin, SMA Plus Bina Satria, hingga meraih gelar Sarjana Strata 1 di Institut Agama Islam Al-Azhaar Lubuklinggau pada tahun 2010.

Selain memiliki latar belakang pendidikan formal, Zulpikar juga tumbuh dari lingkungan pesantren. Ia tercatat pernah menempuh pendidikan keagamaan di Pondok Pesantren Darul Ishlah. Kedekatannya dengan kultur Nahdlatul Ulama menjadi salah satu kekuatan yang dianggap mampu memperkuat basis tradisional PKB di Musi Rawas.

Di dunia politik, Zulpikar bukan nama baru. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PKB Kota Lubuklinggau, kemudian dipercaya menjadi Wakil Bendahara DPW PKB Sumatera Selatan. Pada Pemilu 2024, ia juga maju sebagai calon legislatif DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari PKB.

Pengalaman organisasinya pun cukup panjang. Ia aktif di Gerakan Pemuda Ansor sebagai Wakil Ketua PC GP Ansor Lubuklinggau periode 2019–2023. Selain itu, ia juga pernah menjadi Wakil Ketua PC PMII Lubuklinggau serta kini menjabat Ketua Mabincab PMII Lubuklinggau.

Di sektor profesional, Zulpikar dikenal sebagai pengusaha. Saat ini ia menjabat Direktur Utama PT Naga Bumi Raya. Sebelumnya, ia pernah menjadi Direktur PT Putra Permai Mandiri serta memiliki pengalaman bekerja di sektor perumahan dan pertambangan Hauling Batubara

Dalam dokumen visi-misinya sebagai calon Ketua DPC PKB Musi Rawas, Zulpikar mengusung visi: “Mewujudkan PKB Kabupaten Musi Rawas sebagai Partai yang Solid, Modern, Religius, dan Menang pada Pemilu 2029.”

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menitikberatkan pada enam program utama, yakni penguatan struktur partai hingga tingkat desa, kemandirian ekonomi kader, digitalisasi administrasi partai, pelayanan dan advokasi rakyat, strategi kemenangan Pemilu 2029, serta penguatan tradisi ke-NU-an dan kebangsaan.

Beberapa program yang menjadi perhatian antara lain kaderisasi rutin setiap tiga bulan, pembentukan database anggota berbasis NIK, optimalisasi media sosial partai, hingga program “PKB Menyapa Desa” yang ditargetkan berjalan rutin setiap bulan.

Tak hanya fokus pada konsolidasi internal partai, Zulpikar juga menyiapkan program advokasi bagi petani karet dan sawit, pelaku UMKM, serta buruh perkebunan yang selama ini menjadi basis masyarakat Musi Rawas.

Sejumlah kader PKB menilai figur Zulpikar mampu menjadi jembatan antara generasi muda Nahdliyin dan struktur partai yang lebih modern serta adaptif terhadap perkembangan politik digital.

Dengan rekam jejak organisasi, pengalaman politik, dan basis jaringan yang kuat di kalangan Nahdlatul Ulama serta pemuda, Zulpikar dinilai menjadi salah satu kandidat paling potensial dalam kontestasi Ketua DPC PKB Kabupaten Musi Rawas periode 2026–2031. (SMSI Musi Rawas)