Wanda Hamidah Di Kongres Parlemen GSF 2026 Brussels: Dunia Harus Putus Hubungan dengan Israel

Koran Rakyat.co.id —Wanda Hamidah Aktris sekaligus aktivis kemanusiaan “berteriak” di Kongres Parlemen — Global Sumud Parlemen (GSF) 2026 Brussels agar dunia harus melakukan pemutusan hubungan dengan pihak Israel
Dilansir Inilah.com yang menyebutkan bahwa aktris sekaligus aktivis kemanusiaan Wanda Hamidah, meminta seluruh negara di dunia agar melakukan pemutusan hubungan dalam bentuk apapun dengan Israel termasuk Amerika Serikat demi menghentikan genosida di Palestina.
Wanda menyampaikan itu di sela-sela kegiatan Konferensi Global Sumud Parlemen yang berlangsung di Brussels, Belgia, Rabu (22/4/2026).

Dalam keterangannya, Wanda menyebut, kongres yang mulai digelar hari ini diikuti oleh sejumlah anggota parlemen, pengacara, hingga influencer dari lebih dari 100 negara.
“Di sini kami ingin merumuskan, sesuatu yang berbentuk policy making untuk menghentikan genosida di Palestina. Seperti teman-teman tahu, genosida masih berlangsung dan upaya aneksasi yang dilakukan baik oleh, Amerika Serikat dan oleh zionis Israel masih berlaku,” kata Wanda dalam keterangannya.
Wanda menyampaikan, zionis Israel tidak hanya mengopukasi Gaza, namun juga kota-kota di Palestina lainnya termasuk Ramallah, West Bank, hingga Hebron.
“Saya berharap bahwa dunia, government of the world, bisa menghentikan genosida yang ada di Palestina dengan cara memblokade dan mengisolasi zionis Israel dan imperialis Amerika, dan tidak bekerja sama dengan mereka,” katanya.
“Mudah-mudahan negara-negara ini bisa melakukan policy untuk menghentikan genosida dengan cara cut ties, atau menghentikan ikatan apa pun baik diplomatik, ekonomi, terutama militer dengan zionis Israel dan imperialis Amerika,” ujarnya lagi.
Indonesia sendiri mengirimkan sejumlah perwakilan dalam Konferensi Global Sumud Parlemen yang berlangsung di Brussels.
Selain Wanda, ada pula General Manager Dompet Dhuafa Arif Rahmadi Haryono, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim, akademisi sekaligus pakar hukum tata negara Feri Amsari, Prof Heru Susetyo dari Universitas Indonesia, serta Gustika Hatta yang merupakan cucu proklamator
“Karena satu-satunya cara untuk menghentikan genosida saat ini adalah cut ties, dengan menghentikan kerja sama apa pun, memblokade, dan mengisolasi zionis Israel dan imperialis Amerika,” pungkas Wanda. (*)
