Bupati OI Tinjau Sentra Olahan Serba Nenas Subang

SUBANG|KoranRakyat co.id – HARI kedua kunjungannya di Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat. Bupati Ogan Ilir (OI), Panca Wijaya Akbar beserta rombongan, Selasa 18 Juli 2023 meninjau lokasi pengolahan serat daun nenas dan buah nenas.
Diantaranya meninjau home industry pengolahan daun nenas di Kampung Cijoget Desa Cikadu Kecamatan Cigayem serta ke Desa Tambak Mekar Kecamatan Jalan Cagak, yang merupakan sentra olahan serba nenas.
Di Desa Cikadu home industry yang ditinjau adalah pengolahan daun nenas yang dijadikan benang. Adapun bahan bakunya adalah daun nenas yang berusia sekitar tiga tahun, lalu diolah dengan mesin sehingga menjadi serat/benang. Ditempat ini Bupati Panca Wijaya Akbar mencoba langsung memasukkan beberapa lembar daun nenas ke dalam mesin sehingga berbentuk serat/benang. Menurut keterangan pemilik home industry tersebut, untuk 1 kwintal daun nenas hanya menghasilkan 2 – 3 Kg benang.
Sementara Desa Tambak Mekar Kecamatan Jalan Cagak merupakan sentra olahan buah nenas menjadi sejumlah produk seperti dodol, coklat, wajid, keripik, kerupuk, sirup dan lain-lain.
Di desa Cikadu, Bupati Panca Wijaya Akbar disambut Camat Cigayem, Nana beserta Kades Cikadu dan warga yang mengelola usaha serat daun nenas yang menghasilkan benang, sebagai bahan sejumlah produk seperti selendang, tas, dan sepatu.
Sementara di Desa Tambak Mekar, Bupati Panca Wijaya Akbar diajak melihat pengolahan buah nenas menjadi berbagai produk seperti dodol, coklat, keripik, wajid, dan sirup. Bupati disambut pemilik home industry dan Kades setempat, Dede.
Di tempat tersebut, Bupati dan rombongan diminta mencicipi produk-produk hasil olahan buah nenas tersebut.
Saat peninjauan tersebut, Bupati Panca Wijaya Akbar ditemani sejumlah pejabat OI yakni Sekda H Muhsin Abdullah, Asisten II Sekda, Nursamsu Alamsyah, Ketua Bappeda, M Taher Ritonga, dan Kadin Pertanian, Abi Bakrin Sidik.
Kemudian juga hadir Tim Khusus Percepatan Pembangunan (TKPP) OI, H Ahmad Nahrowi dan Iklim Cahya. Kabag Umum, Sunarto, Kabag Protokol, Ahmad Alfaridzi, Ketua KTNA, Hj Maryati Ridho, dan Ketua Pemuda Tani, Zulkarnain beserta sejumlah pengurus lainnya.
Setelah meninjau sentra produk olahan nenas tersebut, Bupati Panca Wijaya Akbar memerintahkan Sekda Muhsin Abdullah untuk mengirimkan warga OI yang berasal dari daerah penghasil nenas, guna belajar langsung di home industri pengolahan nenas tersebut. Sehingga nanti dapat diaplikasi di Ogan Ilir.
Selain berkunjung ke home industri pengolahan serat dan buah nenas, Bupati Panca Wijaya Akbar dan rombongan juga mengunjungi usaha tambak ikan rakyat. Umumnya ikan yang ditambakkan tersebut jenis ikan nila dan ikan emas. Di tempat ini Bupati OI ini disambut Kadin Perikanan dan Kelautan Subang, Hendrawan dan staf, serta pemilik tambak. Dari dialog dengan petambak, Bupati Panca Wijaya Akbar menawarkan pakan ikan yang insyaallah tahun 2024 nanti, Ogan Ilir sudah mampu memproduk pakan ikan yang dikelola Balai Benih Ikan (BBI) Tanjung Putus. (ica)
