29 April 2026

Pakai Perahu Karet, HD Pantau Banjir di Muara Kelingi, Akses Terputus 29 Desa Terendam

MUSI RAWAS | Koranrakyat.co.id – Kehadiran Gubernur Sumsel H Herman Deru ditengah-tengah masyarakat yang terdampak musibah banjir kini cukup terobati. Selain memberikan perhatian yang serius kewarganya tapi juga kehadiran Gubernur Herman Deru ini membawakan sejumlah bantuan.

Dengan menaiki perahu kayu hingga perahu karet Herman Deru menghampiri setiap rumah warga yang tergenang air dengan ketinggian kurang lebih 3 meter. Sambil memberikan bantuan sembako Herman Deru berpesan kepada warga untuk bersabar dan tetap menjaga kesehatan. “Sabar, yang penting jaga Kesehatan ya,” kata Herman Deru saat turun langsung meninjau Banjir di Kabupaten Musi Rawas Kecamatan Muara Kelingi, Selasa (14/3/2023).

Untuk diketahui ada kurang lebih 2258 Kepala Keluarga (KK) dan 29 Desa yang terdampak banjir. Banjir yang terjadi Minggu (12/3) itu, tak hanya merendam rumah warga, namun akses jalan-jalan desa dan beberapa ruas jalur Musi Rawas – Sekayu ikut terendam tak bisa dilalui.

”Di sini kondisi banjir makin meluas, bahkan merendam akses jalan Lintas Sumatera di wilayah itu. Hingga menyebabkan terjadinya antrean kendaraan,” ujar seorang warga di Muara Kelingi.

Mengantisipasi itu, pihak Polres Musi Rawas memberikan imbauan kepada pengguna Jalan Lintas Sumatera untuk melalui jalur lintas Lahat. Sebab jalur Lubuk linggau menuju ke Kabupaten Musi Banyuasin atau Sekayu, tepatnya di wilayah Kecamatan Muara Kelingi, Musi Rawas terendam banjir.

“Diberitahukan bagi pengguna jalan lintas jalur Lubuklinggau menuju ke Palembang yang melewati Kabupaten Musi Banyuasin harap mengambil jalur arah lintas Lahat,” kata Kapolsek Muara Beliti, AKP Elan Maruli, dikutip dari republikmerdeka.com.

Pihaknya juga telah menempatkan personel dan memasang papan imbauan di simpang Muara Beliti. Imbauan dan papan pengumuman dipasang untuk mengingatkan pengendara yang tujuan ke Sekayu agar lewat jalur lintas Lahat.

Sementara itu berdasarkan data laporam BPBD Musi Rawas, banjir di Musi Rawas terus meluas di sekitar dua wilayah yakni Muara Kelingi dan BTS Ulu Cecar.

Di wilayah Kecamatan Muara Kelingi, banjir merendam sekitar 300 rumah dengan 1.000 jiwa yang terdampak. Bahkan luapan sungai Musi di wilayah itu, tepatnya di Desa Pulau Panggung, telah memutuskan jembatan gantung.

Adapun desa lain di Muara Kelingi yang terdampak banjir berdasar data sementara BPBD yakni Lubuk Tua, Lubuk Muda, Tanjung, Binjai, Pulau Panggung, dan Bingin Jungut.

“Ketinggian air di Kelurahan sampai lima meter, kalau yang di tempat lain di desa masih antara 1 meter sampai 1,5 meter,” timpalnya.

Sedangkan di wilayah Kecamatan BTS Ulu Cecar banjir merendam Desa Pangkalan Tarum, Tambangan dan sekitarnya. Bahkan jembatan di Desa Tambangan dilewati oleh luapan air sungai Musi. (hms/red)