Herman Deru Dorong Peningkatan Literasi Perbankan Syariah melalui Program Sumsel Berhaji BSI

Palembang|KoranRakyat.co.id —- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di Sumsel. Salah satunya melalui program Sumsel Berhaji yang diinisiasi Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional CEO R03 Palembang.
Program tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat semakin mengenal dan memanfaatkan layanan perbankan syariah, khususnya dalam mempersiapkan biaya ibadah haji sejak dini.

Dukungan tersebut disampaikan Gubernur Herman Deru saat menerima audiensi Regional CEO BSI R03 Palembang, Ari Yusnairy Muslim, beserta rombongan di Ruang Tamu Gubernur, Kamis (5/11).
Dalam pertemuan tersebut, Herman Deru menyambut baik berbagai inisiatif BSI dalam memperluas pemanfaatan layanan perbankan syariah di Sumsel. Menurutnya, upaya meningkatkan literasi ekonomi syariah perlu terus dilakukan melalui pendekatan yang tepat sehingga dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ia menilai, pengembangan perbankan syariah tidak semata-mata harus dititikberatkan pada identitas atau label syariah, tetapi juga pada kualitas kinerja, pelayanan, serta manfaat ekonomi yang diberikan kepada masyarakat.
“Yang paling penting adalah kinerjanya. Bagaimana ekonomi dengan prinsip syariah ini bisa memberikan manfaat dan keuntungan yang sama baiknya. Jadi, masyarakat bisa melihat dari kualitas layanan dan hasilnya,” ujarnya.
Herman Deru juga berharap pengembangan ekonomi syariah tidak membatasi ruang partisipasi masyarakat berdasarkan latar belakang agama. Menurutnya, sistem ekonomi syariah memiliki nilai dan prinsip yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Karena itu, ia mendorong BSI untuk terus meningkatkan kinerja dan memperluas jangkauan pelayanan di Sumatera Selatan. Pemerataan layanan juga perlu menjadi perhatian agar keberadaan perbankan syariah tidak hanya terkonsentrasi di kawasan Seberang Ilir, tetapi juga menjangkau wilayah lainnya dengan tetap mempertimbangkan aksesibilitas dan keterjangkauan biaya.

Terkait rencana peluncuran program Sumsel Berhaji, Herman Deru berharap kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga berharap program ini menjadi momentum untuk memperkuat syiar ekonomi syariah sekaligus menunjukkan bahwa sistem ekonomi syariah mampu memberikan manfaat dan keuntungan yang kompetitif sebagaimana layanan perbankan konvensional.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga perbankan, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sumatera Selatan diharapkan semakin berkembang serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Regional CEO BSI R03 Palembang, Ari Yusnairy Muslim, menyampaikan bahwa kinerja BSI di wilayah Sumatera Selatan menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi penghimpunan dana maupun penyaluran pembiayaan, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia menyebutkan, dari 12 region BSI secara nasional, wilayah Palembang termasuk salah satu region dengan kinerja yang baik. Pangsa pasar perbankan syariah di Sumsel juga telah mencapai dua digit.
Menurut Ari, perkembangan tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Sumsel, termasuk dorongan Gubernur Herman Deru dalam meningkatkan literasi perbankan syariah serta memperkuat Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS).
Sebagai bentuk kontribusi dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah, BSI berencana meluncurkan program Sumsel Berhaji pada pertengahan Desember mendatang. Program tersebut akan dikemas melalui kegiatan tabligh akbar yang dirangkaikan dengan peluncuran di Palembang Sport and Convention Center (PSCC).
Melalui program Sumsel Berhaji, BSI ingin mendorong masyarakat mempersiapkan biaya ibadah haji sejak dini melalui kebiasaan menabung dengan memanfaatkan layanan perbankan syariah.
Ari berharap program tersebut dapat menjadi salah satu sarana edukasi bagi masyarakat mengenai perencanaan keuangan untuk ibadah haji sekaligus meningkatkan pemanfaatan produk dan layanan BSI. (*)
