Semarak Maulid Nabi, BKM Kasiran Wonosobo Gelar Pengajian Akbar dan Khitanan Massal

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Kasiran, Kelurahan Mlipak, Kecamatan Wonosobo, berlangsung semarak. Tidak hanya menghadirkan pengajian akbar, rangkaian kegiatan yang digelar Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Kampung Kasiran tersebut juga diisi karnaval warga dan khitanan massal.

Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (18–20/9/2026). Kegiatan diawali dengan Khotmil Quran pada Jumat malam, kemudian dilanjutkan pawai taaruf atau karnaval warga pada Sabtu pagi.
Karnaval melibatkan warga Kampung Kasiran yang terdiri dari empat RW dan 17 RT. Masing-masing RT menampilkan berbagai kreasi, mulai dari kostum, ogoh-ogoh, properti dan replika berukuran besar, hingga koreografi gerakan tari.
Peserta karnaval diberangkatkan dari Lapangan Gelora Bumi Kasiran. Rombongan kemudian menyusuri jalan kampung menuju Jalan A Yani Wonosobo, dilanjutkan ke Bethesda, Jolontoro, Mlipak, sebelum kembali lagi ke Kampung Kasiran.

Beragam kreasi yang ditampilkan masing-masing RT membuat suasana sepanjang perjalanan berlangsung meriah. Warga tidak hanya ikut dalam rombongan karnaval, tetapi juga memadati sejumlah titik di sepanjang rute untuk menyaksikan penampilan peserta.
Setelah karnaval, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan khitanan massal pada Sabtu malam. Sebanyak 14 anak mengikuti kegiatan sosial tersebut sebagai bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Kasiran.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Pengajian Akbar pada Minggu (20/9) di Lapangan Kampung Kasiran. Pengajian menghadirkan KH Dr. Enjang Burhanudin Yusuf, M.Pd.I, Majelis Pengasuh PP Darus Salam Dukuhwaluh, Purwokerto, serta dimeriahkan Grup Rebana Assa’diyah dari Mlipak, Wonosobo.
Pengajian berlangsung khidmat dengan dihadiri sekitar 500 orang. Jamaah yang hadir tidak hanya berasal dari warga Kampung Kasiran, tetapi juga masyarakat dari luar kampung yang turut mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Suasana tersebut membuat lapangan dipenuhi jamaah sejak kegiatan dimulai. Peringatan Maulid Nabi pun menjadi ruang pertemuan masyarakat, tidak hanya untuk mengikuti tausiah, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga.

Ketua BKM Kampung Kasiran, Sukur, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan rangkaian kegiatan. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari kerja sama panitia, unsur pengamanan, serta masyarakat yang ikut terlibat sejak persiapan hingga pelaksanaan.
“Alhamdulillah, rangkaian kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Ini merupakan wujud syukur kita dan mudah-mudahan apa yang kita laksanakan bersama ini bisa memberikan manfaat serta membawa hal-hal baik bagi seluruh warga Kampung Kasiran,” ujar Sukur.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh warga yang telah ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, termasuk karnaval dan pengajian akbar.
“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu dan kepada seluruh masyarakat Kasiran yang ikut menyukseskan acara ini. Mudah-mudahan kebersamaan seperti ini terus terjaga dan kegiatan yang kita laksanakan bisa memberikan manfaat untuk warga,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Kelurahan Mlipak, Slasih Retnarini. Ia memberikan penghargaan kepada panitia dan seluruh unsur yang ikut mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk Linmas, Banser, TNI, kepolisian, serta masyarakat Kampung Kasiran.
“Terima kasih dan apresiasi kepada panitia serta seluruh pihak yang sudah bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. Termasuk Linmas, Banser, TNI, kepolisian dan tentunya seluruh warga Kasiran yang ikut menjaga kegiatan ini sehingga bisa berjalan dengan lancar,” kata Slasih.
Menurutnya, pengajian tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat memberikan ilmu dan keberkahan yang kemudian diterapkan dalam kehidupan masyarakat.
“Semoga pengajian ini membawa keberkahan bagi kita semua. Ilmu yang disampaikan mudah-mudahan tidak hanya kita dengarkan, tetapi juga bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Slasih juga mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga guyub rukun sekaligus memperhatikan kebersihan lingkungan, terutama setelah kegiatan yang melibatkan banyak orang.
“Yang tidak kalah penting, mari kita terus menjaga guyub rukun antarwarga dan bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Kebersamaan yang sudah baik ini mudah-mudahan terus dipertahankan,” lanjutnya.
Pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dengan dukungan berbagai unsur. Linmas dan Banser bersama TNI serta kepolisian turut membantu pengamanan dan kelancaran kegiatan, khususnya saat karnaval yang melibatkan banyak warga dan melintasi sejumlah ruas jalan.

Keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam seluruh rangkaian kegiatan. Mulai dari karnaval yang melibatkan seluruh RT, khitanan massal, hingga pengajian akbar yang dihadiri sekitar 500 jamaah, kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya partisipasi warga dalam agenda bersama di Kampung Kasiran.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Kasiran pun tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menghadirkan kegiatan sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (Aris)

