29 Juni 2026

Tutup Gemilang Raya X Digital, Herman Deru Ajak Seluruh Pemangku Kepentingan Percepat Transformasi Digital Sumsel  

Palembang|KoranRakyat.co.id —-Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam mempercepat transformasi ekonomi dan keuangan digital di Sumatera Selatan. Ajakan tersebut disampaikannya saat menutup rangkaian Closing Ceremony Gemilang Raya X Digital Kito Galo (DKG) 7th yang digelar Bank Indonesia Provinsi Sumsel di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, Minggu (28/6/2026).

Pada kesempatan itu, Herman Deru juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Provinsi Sumsel bersama seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan Digital Kito Galo ke-7.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumsel, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia Provinsi Sumsel, Pemerintah Kota Palembang, seluruh penyelenggara, mitra perbankan, pelaku UMKM, komunitas digital, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan menyukseskan rangkaian kegiatan DKG ke-7 Tahun 2026,” ujar Herman Deru.

ist/dok

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat selama penyelenggaraan kegiatan menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan layanan keuangan digital. Berbagai kegiatan edukasi, pameran UMKM, promosi QRIS, layanan keuangan digital, perlombaan, hingga talkshow menjadi sarana efektif dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan digital.

Herman Deru mengatakan, perkembangan ekosistem ekonomi digital di Sumsel berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang tetap positif.

Pada Triwulan I Tahun 2026, ekonomi Sumsel tumbuh sebesar 5,34 persen (year on year) dengan nilai PDRB mencapai Rp185,12 triliun. Sementara itu, inflasi pada Mei 2026 tetap terkendali pada angka 2,61 persen (year on year).

Menurutnya, kondisi tersebut harus dimanfaatkan dengan terus mempercepat digitalisasi transaksi di berbagai sektor.

ist/dok

Ia mengungkapkan, hingga Juni 2026 pengguna QRIS di Sumsel telah mencapai sekitar 1,48 juta pengguna dengan dukungan lebih dari 1,1 juta merchant. Nilai transaksi QRIS bahkan mencapai Rp2,97 triliun atau meningkat 46,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Capaian tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Sumsel semakin percaya dan terbiasa menggunakan sistem pembayaran digital yang cepat, mudah, aman, dan efisien. Namun demikian, capaian ini bukanlah akhir dari perjalanan kita, melainkan awal dari langkah yang lebih besar untuk memperluas digitalisasi ke seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Herman Deru berharap penyelenggaraan Gemilang Raya X Digital Kito Galo 7th dapat meningkatkan jumlah pengguna QRIS di seluruh kabupaten dan kota, memperluas jumlah merchant QRIS terutama dari sektor UMKM, pasar tradisional, pariwisata, dan usaha mikro, meningkatkan literasi serta kepercayaan masyarakat terhadap transaksi digital, memperluas transaksi nontunai pada layanan publik, serta membangun ekosistem ekonomi digital yang semakin inklusif dan berkelanjutan.

Ia optimistis pemanfaatan QRIS akan terus meningkat sehingga manfaat ekonomi digital semakin dirasakan masyarakat. “Dengan semakin luasnya penggunaan QRIS, kita tidak hanya mendorong kemudahan transaksi, tetapi juga memperkuat inklusi keuangan, meningkatkan efisiensi usaha, memperluas akses pasar UMKM, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih berkualitas,” ungkapnya.

Herman Deru menegaskan, keberhasilan transformasi digital tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi pemerintah daerah, Bank Indonesia, OJK, perbankan, penyedia jasa pembayaran, dunia usaha, akademisi, komunitas digital, hingga masyarakat.

ist/dok

Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumsel akan terus mendukung percepatan digitalisasi melalui penguatan infrastruktur, peningkatan literasi digital, perluasan penggunaan transaksi nontunai, serta pemberdayaan UMKM agar mampu bersaing di era ekonomi digital.

Menutup sambutannya, Herman Deru mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Gemilang Raya X Digital Kito Galo 7th. “Semoga seluruh hasil dan semangat kolaborasi yang terbangun selama kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi fondasi yang kuat dalam mewujudkan Sumsel sebagai salah satu pusat ekonomi dan keuangan digital terdepan di Indonesia,” pungkasnya.

Turut hadir Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel Bambang Pramono, unsur Forkopimda Provinsi Sumsel dan Kota Palembang atau yang mewakili, serta tokoh masyarakat dan budayawan Sumsel, di antaranya Helmy Yahya dan Anwar Fuady.(*)