21 April 2026

Pemkab Asakah dan Polres Gelar Apel Pasukan Operasi “ketupat Toba 2026”

ASAHAN | Koranrakyat.co.id – Dalam rangka pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 H, Kamis (12/3/202 Maret 2026, Pemkab Asaham bersama Polres setempat, menggelar apel kesiapan pasukan operasi bersandi “Ketupat Toba 2026”. Kegiatan ini mengusung tema ‘Mudik aman keluarga bahagia’ di mulai pukul 16.28. WIB.

dalam rangka perayaan idul Fitri 1447 H 2026 M.,Bertempat Polres Asahan Kabupaten Asahan, telah dilaksanakan Kegiatan Apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat .

Hadir dalam kegiatan tersebut. Wakil Bupati Asahan Bapak Rianto SH MAP,. Ketua DPRD Asahan. Dandim 0208 Asahan Danlanal Asahan Polisi militer Kisaran , Mewakili pengadilan negeri kisaran . Brimob Asahan, Otniel Ferdinan jasa Raharja kisaran peserta upacara dan tamu undangan lainnya

1. Kepala Resort Asahan Memasuki Lapangan Upacara pasukan di siapkan
2. Komandan upacara penghormatan
3. Laporan komandan apel kepada pemimpin apel
4.pimpinan apel melakukan Pemeriksaan dan kelengkapan peserta apel di dampingi forkopimda kabupaten Asahan

Pidato Kapolri Republik Indonesia Listio Sigit Prabowo disampaikan oleh Kapolres Asahan di Mapolres Asahan. Upacara ini dilaksakan serentak Pada se Indonesia, Sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektoral dalam rangka menyukseskan operasi ketupat 2026 sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan hari raya idul Fitri 1447 Hijriyah dapat berjalan dengan aman nyaman tertib dan lancar.

Peserta apel dan para hadirin yang saya banggakan sebagaimana kita ketahui bersama situasi global saat ini menunjukkan eskalasi yang semakin meningkat mulai dari konflik antara Israel dan Palestina hingga Israel Amerika serta Amerika Serikat dan Iran.

Konflik tersebut telah menimbulkan korban jiwa dan jumlah besar termasuk meninggalkan pemimpin tertinggi meninggalkan meninggalnya pemimpin tertinggi Iran Ali khumaini serta memicu rangkaian aksi balas serangan terhadap infrastruktur strategis di negara kawasan Timur Tengah lainnya.

Eskalasai gejolak, menyebabkan berdampak terhadap stabilitas ekonomi global, apabila situasi ini tidak membaik maka berpotensi melemahkan nilai tukar rupiah memicu kenaikan harga berbagai komoditas.

HArga minyak dunia jug aterdampak sehingga menurunkan daya beli masyarakat, meningkatnya inflasi dan pengecatan kebijakan fiskal yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional meski pada 10 Maret 2026.

Di sisi lain pemerintah juga menempuh langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas nasional termasuk memperkuat diplomasi perdagangan, sehingga dapat menjadi peluang besar bagi dunia usaha dan industri nasional untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil.

Selain itu pemerintah juga melakukan langkah-langkah dengan dalam rangka menjaga kestabilan harga minyak dengan memberikan bantuan subsidi berdasarkan data Pertamina stok BBM dan LPG nasional masih cukup oleh karena itu masyarakat dihimbau untuk membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panik bayi sebagai hal yang diupayakan pemerintah tersebut tentunya harus kita dukung bersama-sama peserta apel dan para

”Perayaan hari raya idul Fitri yang merupakan salah satu agenda penting nasional momen ini tentunya mampu mendorong perputaran uang yang signifikan dan memberikan multiplier effect di seluruh daerah,” ujarnya. (*)

Reporter : Adi putra