8 Maret 2026

Program Belida Polda Sumsel Diluncurkan, Herman Deru Apresiasi Sinergi dan Target Perbaikan Jalan H-10 Lebaran

Ogan Ilir|KoranRakyat.co.id  –- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru memimpin Apel Kegiatan Program Belida Polda Sumsel (Bersih Lingkungan dan Asri) sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Nasional Gerakan Indonesia Asri. Kegiatan ini dilaksanakan di Terminal Timbangan Indralaya, Jalan Lintas Indralaya–Prabumulih KM 32, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (28/2/2026).

ist

Dalam arahannya, Herman Deru menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia Asri yang digaungkan Presiden Republik Indonesia sejak awal Februari mendapat respons positif di seluruh Indonesia, termasuk di Sumsel.ist

Ia menilai respons tersebut menunjukkan pentingnya kepemimpinan dalam menggerakkan partisipasi bersama demi kepentingan masyarakat luas.

Menurutnya, Sumsel memiliki nilai tambah karena selain mendukung Gerakan Indonesia Asri, juga meluncurkan Program Belida yang diinisiasi Kapolda Sumsel.

Program Belida dinilai komprehensif karena mengedepankan pengelolaan lingkungan berbasis konsep 3R (reduce, reuse, recycle). Herman Deru menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus memberi manfaat dan memiliki nilai guna bagi masyarakat.

Ia juga menjelaskan bahwa program tersebut dilaksanakan serentak di 17 kabupaten/kota se-Sumsel sebagai simbol integrasi gerakan nasional dan program khas daerah.

ist

“Saya bangga sekali dan merasa sangat terbantu dengan inisiatif luar biasa ini,” katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya percepatan penutupan lubang jalan menjelang arus mudik Lebaran. Polda Sumsel bersama instansi terkait menargetkan penutupan lubang jalan paling lambat H-10 sebelum Lebaran.

Ia berharap pengawasan terus dilakukan agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan arus balik dengan aman dan nyaman.

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI terkait Gerakan Indonesia Asri. Ia menjelaskan, penggunaan ikon ikan belida menjadi simbol gerakan bersih dan asri khas Sumsel.

Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan Forkopimda di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. “Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat. Mari kita ciptakan zero lubang di Sumsel,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen bersama, Gubernur Herman Deru bersama Kapolda Sumsel, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya, dan unsur Forkopimda melakukan penutupan lubang jalan secara simbolis.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Sumsel atau yang mewakili serta para kepala OPD terkait. (*)