8 Maret 2026

Aksi Bersih Serentak HPSN 2026, Kodim 0707/Wonosobo Perkuat Komitmen Lingkungan

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama sejumlah instansi terkait menggelar karya bakti pembersihan di kawasan Taman Plasa, Pasar Induk, serta area sekitarnya pada Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 sekaligus Aksi Bersih Sampah Serentak se-Jawa Tengah.

Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, sekaligus langkah konkret menuju target nasional zero sampah pada 2029.

Kasdim 0707/Wonosobo Mayor Arh Siswoto Nurharjo yang hadir mewakili Dandim menegaskan komitmen satuannya dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat. Ia menyampaikan bahwa partisipasi TNI dalam kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap kebersihan wilayah.

“Kodim sangat mendukung program ini. Jika tempat sekitar kita bersih, maka banyak manfaat yang bisa diperoleh masyarakat, mulai dari kesehatan hingga kenyamanan lingkungan. Perlu diingat, menjaga kebersihan khususnya fasilitas umum menjadi tanggung jawab kita semua,” ujar Mayor Siswoto Nurharjo.

Usai kegiatan bersih-bersih, agenda dilanjutkan dengan rapat virtual melalui zoom meeting bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan Forkopimda se-Jawa Tengah. Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk merealisasikan target zero sampah pada 2029.

“Hari ini, selain Aksi Bersih Sampah Serentak Jawa Tengah, juga bertepatan dengan HPSN 2026 yang mengusung tema Kolaborasi untuk Indonesia ASRI. Kita harus mulai dari unit terkecil seperti rumah tangga, RT/RW, hingga kantor untuk menumbuhkan kembali kesadaran lingkungan masyarakat,” kata Ahmad Luthfi.

Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh bupati dan wali kota di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah turut memimpin aksi pungut sampah secara serentak di daerah masing-masing. Gerakan tersebut dinilai sebagai langkah nyata dalam mendukung target nasional zero sampah 2029 sekaligus menguatkan implementasi program Indonesia ASRI di daerah.

Lebih lanjut, Gubernur menyoroti pentingnya pendekatan Collaborative Government yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polda, Kejaksaan, Kodam, hingga kalangan akademisi. Ia mengajak seluruh pihak untuk secara rutin menggelar kegiatan bersih lingkungan, minimal satu hingga dua kali dalam sepekan, terutama di titik-titik yang menjadi lokasi penumpukan sampah.

Selain gerakan lapangan, percepatan penerapan teknologi pengelolaan sampah juga menjadi perhatian, termasuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif sebagai solusi jangka panjang. Rangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan peluncuran gerakan Jateng ASRI sebagai wujud implementasi daerah dari program nasional Indonesia ASRI.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat Wonosobo dan Jawa Tengah semakin meningkat dalam menjaga kebersihan lingkungan, sehingga cita-cita mewujudkan Indonesia yang aman, sehat, resik, dan indah dapat tercapai secara berkelanjutan. (Pendim0707/Aris)