Diduga Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Sejumlah Kendaraan di Wonosobo

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Insiden kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di ruas Jalan Wonosobo–Parakan, Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, pada Selasa sore, 30 Desember 2025. Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, sementara empat korban lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa ini melibatkan sebuah truk tronton bermuatan baja, tiga mobil, serta tiga sepeda motor yang sedang terparkir di halaman rumah warga sekitar lokasi kejadian.
Kasat Lantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto, S.H., M.H. menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk tronton dengan nomor polisi AA-8173-OG melaju dari arah Parakan menuju Wonosobo. Kendaraan berat tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga tidak dapat dikendalikan, terlebih saat kondisi jalan lurus dalam keadaan hujan dengan arus lalu lintas yang sedang.
“Truk diduga mengalami rem blong, kemudian menabrak kendaraan yang sedang berhenti di SPBU Madukoro dan terus melaju hingga menabrak kendaraan dari arah berlawanan serta beberapa sepeda motor yang terparkir di halaman rumah warga,” ujar AKP Seno Hartanto.
Ia menuturkan, setelah menerima laporan kejadian, aparat kepolisian segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan area, mengevakuasi para korban, serta melaksanakan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah personel Satlantas Polres Wonosobo dibantu petugas Pos Pengamanan Operasi Lilin Candi 2025 Pasar Kertek dikerahkan guna mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan lalu lintas.
“Hingga sore ini, proses evakuasi masih terus berlangsung. Jumlah korban masih sesuai dengan data yang telah kami sampaikan, dan kami berharap tidak ada tambahan korban,” kata AKP Seno Hartanto.

Dalam kejadian tersebut, sopir truk tronton berinisial N (64), warga Kabupaten Magelang, dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Sementara korban meninggal lainnya adalah pengendara sepeda motor berinisial K (60), warga Kabupaten Wonosobo.
Sementara itu, korban luka terdiri dari pengemudi kendaraan roda empat berinisial S (62), warga Kabupaten Temanggung, yang mengalami cedera kepala. Tiga korban lainnya masing-masing berinisial S.A.H (32), J.A.R (3), dan R, yang seluruhnya merupakan warga Kabupaten Temanggung, mengalami luka ringan hingga sedang. Keempat korban luka tersebut saat ini menjalani perawatan medis di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo.
Selain melakukan pengaturan lalu lintas, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, baik pengguna jalan maupun warga yang menyaksikan kejadian, agar tidak berkerumun di lokasi. Warga diminta tidak mengambil gambar yang dapat mengganggu kinerja petugas serta tidak menghambat proses evakuasi dan kelancaran arus lalu lintas.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, mencatat keterangan saksi-saksi, serta melakukan rangkaian penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. Hingga kini, kasus kecelakaan beruntun itu masih dalam penanganan Satlantas Polres Wonosobo.
AKP Seno Hartanto juga mengingatkan para pengemudi, khususnya kendaraan besar, agar tidak memaksakan perjalanan. (Aris)
