2 Mei 2026

Pemprov Bersama Polda Sumsel Perkuat Sinergi, Wujudkan Nataru Aman dan Kondusif  

Palembang|KoranRakyat.co.id  — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) bersama Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) memperkuat sinergi lintas sektor dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.

ist

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Musi 2025 yang dipimpin langsung Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi, S.I.K. M.H, bertempat di Griya Agung Palembang, Jumat (19/12/2025).

Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan Polda Sumsel beserta seluruh unsur pengamanan dalam menghadapi potensi kerawanan selama libur Nataru, termasuk meningkatnya mobilitas masyarakat dan ancaman cuaca ekstrem.

Menurutnya, meskipun jumlah umat Kristiani di Sumsel sekitar 278 ribu jiwa atau kurang lebih 3 persen dari total penduduk, keamanan dan kenyamanan perayaan Nataru tetap menjadi prioritas utama pemerintah.

“Kita perlu menjaga potensi-potensi yang mungkin muncul, termasuk gangguan keamanan dari pihak-pihak tertentu. Apa pun harus kita cegah agar Nataru di Sumsel berjalan kondusif,” tegas Herman Deru.

ist

Ia juga mengapresiasi peran TNI serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi aktif dalam mendukung pengamanan Nataru di wilayah Sumatera Selatan.

Gubernur menghimbau unsur keagamaan yang ingin terlibat dalam pengamanan agar berkoordinasi dengan Polda Sumsel, sementara masyarakat yang berada di luar kota diminta mengaktifkan peran Senkom sebagai bagian dari sistem keamanan lingkungan.

Tak hanya sektor keamanan, Herman Deru juga menekankan pentingnya jaminan pasokan listrik selama Nataru. Ia meminta PLN memastikan keandalan listrik di seluruh wilayah Sumsel, tidak hanya di kota Palembang.

Selain itu, pengamanan wilayah perairan juga menjadi perhatian khusus agar keselamatan masyarakat selama libur akhir tahun dapat terjaga secara menyeluruh.

ist

Terkait infrastruktur, Gubernur memerintahkan perbaikan segera terhadap 35 titik jalan rusak di ruas Tol Kayuagung–Palembang serta memastikan pembukaan Tol Palembang–Betung sepanjang 32 kilometer.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi, S.I.K. M.H menjelaskan Operasi Lilin Musi 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Pengamanan mencakup 864 rumah ibadah, 83 lokasi wisata, 4 bandara, 21 stasiun kereta api, 2 pelabuhan, dan 14 terminal, dengan puncak mobilitas diprediksi terjadi pada 25 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

“Kami mengubah paradigma Operasi Lilin menjadi operasi kenyamanan sosial dan spiritual, tidak hanya menjaga lalu lintas, tetapi juga rasa damai dan kebahagiaan masyarakat,” pungkasnya. (*)