19 Juli 2024

Bupati OI Kukuhkan 2.410 Relawan, Jangan Ada Lagi Keterlambatan Pemadaman Kebakaran

INDRALAYA|KoranRakyat co.id – BUPATI Ogan Ilir (OI), Panca Wijaya Akbar mengukuhkan 2.410 Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) yang bertugas di seluruh wilayah Ogan Ilir. 241 desa/kelurahan di OI akan diisi oleh Relawan yang siap kapanpun memadamkan kebakaran.

“Ke depan jangan ada lagi cerita keterlambatan dalam pemadam kebakaran. Jadi setiap desa maupun kelurahan di Ogan Ilir terdapat 10 orang Redkar,” ujar Panca Wijaya Akbar, usai apel pengukuhan Redkar di KPT Tanjung Senai, Indralaya, Kamis 2 Mei 2024.

Para Relawan ini diarahkan untuk membantu petugas Damkar dalam melaksanakan tugas dengan cepat dan tepat.

Panca menuturkan, selama ini Damkar kerap dipandang sebelah mata, bahkan dijadikan kambing hitam jika ada musibah kebakaran.

“Sehingga ke depan tidak ada lagi cerita penanggulangan kebakaran lamban, petugas terlambat datang. Begitu ada kebakaran di desa itu, Relawan harus siap,” pinta Panca.

Relawan pemadam kebakaran ini.akan mendapatkan hak berupa insentif sebesar Rp 200 ribu per bulan, namun dibayarkan setiap triwulan atau sebesar Rp 600 ribu.

Selain insentif, Redkar juga akan mendapatkan layanan BPJS Ketenagakerjaan dari Pemkab Ogan Ilir.

“Untuk tahap awal, Redkar mendapatkan seragam dan sepatu. Nanti selanjutnya akan dianggarkan peralatan dan perlengkapan pemadam kebakaran untuk seluruh desa di Ogan Ilir,” kata Panca.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Ogan Ilir, Sunarto menyebut tugas Damkar dan Redkar tak hanya sekadar memadamkan api.

Khusus para Redkar, ke depan akan dilatih secara berkala tentang teknik pemadaman kebakaran dan penyelamatan.

“Tugas Damkar dan Redkar bukan sekadar memadamkan api. Bisa juga misalnya mengevakuasi ular berbisa, hewan terjebak, warga yang kebanjiran dan lain-lain,” kata Sunarto (*/ica)